27 January 2015

[ Review Hotel ] The Jayakarta Suites Hotel Bandung

Dalam perjalanan ke Bandung untuk mengikuti Tahura Djuanda Trail Run 2015, saya dan seorang teman dari Pejaten Runners berusaha memilih tempat menginap yang sedekat mungkin dari lokasi lomba. Alasannya supaya kami tidak perlu tergesa-gesa sampai di lokasi lomba. Dari beberapa hotel yang di rekomendasikan oleh panitia penyelenggara lomba melalui website mereka, akhirnya kami sepakat memutuskan menginap di The Jayakarta Suites Hotel Bandung. Dari hotel ini ke lokasi lomba di Taman Hutan Raya Ir.Djuanda dapat ditempuh sekitar 10 menit dengan menggunakan ojek yang tarifnya berkisar Rp.10.000,- sekali jalan. Yuk simak reviewnya :)

Kalau melihat dari eksterior dan interiornya, saya yakin hotel ini sudah berusia lebih dari 10 tahun. Dan setelah saya telusuri, ternyata hotel ini sudah berdiri sejak tahun 1995 atau sudah berusia 20 tahun. Tidak heran kalau kita melihat pernah-pernik yang mungkin kurang kekinian dibandingkan dengan hotel-hotel yang baru berdiri. Tapi walaupun usia bisa dibilang senior dibandingkan dengan hotel-hotel baru disekitarnya, The Jayakarta Suites Hotel Bandung ini tetap jadi pilihan banyak orang untuk menginap dan menggelar acara. Rate hotel ini pun tidak bisa dibilang murah. Saya nyaris tidak memilih hotel ini karena sempat melihat rate hotel ini diatas satu juta rupiah di salah satu web travel yang menjual kamar hotel. Untungnya beberapa hari kemudian saya mendapat harga Rp.570.000,- /nett dari website travel lainnya. Harga ini sudah termasuk sarapan pagi untuk 2 orang. Saya langsung reservasi dan membayar hari itu juga karena kuatir harganya akan berubah lagi. 

Lobby hotel ini cukup luas dan memanjang. Satu lantai digunakan untuk lobby dan lounge sendiri. Restaurant yang biasanya berada di lantai yang sama dengan lobby, ternyata berada satu lantai di bawahnya. Meja resepsionis berada di sudut kanan lobby dengan petugas yang ramah dan cekatan sekali saat saya check in dan check out. Benar-benar dilayani dengan cepat. Dua jempol untuk pelayanan yang sigap ini. 

Area menuju kamar cukup terang di siang hari karena sinar matahari yang masuk menembus ruangan. Disediakan sofa untuk duduk di area depan lift. Sementara koridor menuju kamar juga memiliki pencahayaan yang cukup baik. Sirkulasi udara di koridor hotel sepertinya mengandalkan udara dari luar yang memang sejuk. Kalau siang tidak masalah dengan suhu karena terasa lebih hangat, Tapi agak bermasalah buat orang kota seperti saya di malam hari karena cuacanya cukup dingin. 


Kamar hotelnya berukuran cukup luas. Lega mau meletakkan banyak barang sekaligus di dalam kamar. Walaupun interior di dalam kamar terlihat tua, tapi sama sekali tidak mengurangi kenyaman menginap. Dari sinilah saya tahu kenapa hotel ini tetap menjadi pilihan banyak orang. Karena meskipun dari segi usia hotel ini sudah lumayan tua, tapi kenyamanan menginap tetap diperhatikan oleh pihak manajemen. Good job.

Di luar dugaan saya, TV yang tersedia di dalam kamar sudah menggunakan tv layar datar. Padahal berdasar review yang saya baca di Tripadvisor, tv yang berada di dalam kamar masih menggunakan tv tabung. Tapi ternyata sudah upgrade sehingga lebih nyaman saat menonton. Fasilitas pemanas air lengkap dengan kopi, teh, gula dan krim juga tersedia dengan komplit. Demikian pula beraneka snack dan minuman tersedia di dalam kamar yang bisa di makan dengan biaya tambahan tentunya.

Kamar mandinya juga cukup besar dengan bathtub dan air panas yang berfungsi dengan baik. Sehabis lari saya langsung berendam dengan air hangat. Nyaman sekali. Apalagi toiletries nya juga cukup lengkap. Kita juga bisa meminta tambahan toiletries tanpa dikenakan biaya bila memang membutuhkannya. 

Seperti yang saya tulis diawal, restaurant di The Jayakarta Suites Hotel Bandung ini berada satu lantai di bawah lobby dan satu lantai dengan ballroom. Makanan yang tersedia saat sarapan juga cukup beragam dan rasanya lezat. Sayangnya saya sarapan sebelum memulai perlombaan sehingga hanya makan secukupnya saja supaya perut tidak penuh dan mules saat berlari. Tapi walaupun begitu saya cukup puas dengan variasi makanan yang tersedia saat sarapan. Mulai dari menu western, masakan Indonesia, cemilan, roti dan buah tersedia. 


Pemandangan paling oke di hotel ini adalah kolam renangnya. Saya betah sekali nongkrong berlama-lama di pinggir kolam renang ini. Kolam renang yang berbentuk melingkar ini tersedia untuk orang dewasa dan untuk anak-anak. Sepanjang hari kolam renang dipenuhi orang-orang. Kursi-kursi yang tersedia di pinggir kolam pun cukup banyak sehingga tidak perlu berebut. Masih satu area dengan kolam renang terdapat pusat kebugaran fitness dan spa. Sayangnya saya tidak sempat masuk untuk mencoba ngegym karena lebih memilih berjalan-jalan di sekitar hotel. Mungkin lain kali saya akan mencoba menginap lagi di sini dan mencoba lebih banyak fasilitas hotel yang tersedia.

Kalau teman-teman tertarik untuk mencoba menginap di sini seperti yang saya rasakan, silahkan datang langsung atau reservasi ke :

Jl. Ir. H. Juanda No. 381 A. 
Bandung 40135
PH: +62 22 250 5888
Fax: +62 22 250 5388
Email: bandung@jayakartahotelsresorts.com

24 January 2015

Kamu Beranjak Remaja

Hari ini 11 tahun sudah usiamu. Jika diibaratkan dengan umur anak manusia, seumurmu pasti sedang masuk usia transisi. Faktanya demikianlah adanya. Bila melihat tulisan-tulisan alay saya di tahun pertama menulis dan tulisan-tulisan terakhir saya, terasa sekali sebuah transisi kedewasaan seorang anak manusia. Dari seorang anak kuliahan yang bercerita tentang hidupnya, hingga menjadi seorang pekerja kantoran di usia kepala 3. Yah, kita melewati 11 tahun yang panjang bersama, dimana setiap tahun tak pernah absen saya menumpahkan apa yang ingin saya tuliskan disini. Mudah-mudahan tidak pernah ada kata bosan. Karena saya ingin selalu berbagi denganmu dan berbagi untuk teman-teman saya. Selamat ulang tahun yang ke-11.buat kamu yang kini beranjak remaja...

19 January 2015

Tahura Djuanda Trail Running 2015

Event lari pertama yang saya ikuti di tahun 2015 ini adalah Tahura Djuanda Trail Running 2015 yang berlokasi di Taman Hutan Raya Ir.Djuanda, Bandung pada tanggal 17-18 Januari 2015. Ada beberapa kategori yang diperlombakan dalam event ini, yakni Half Marathon 21K yang diadakan pada tanggal 17 Januari 2015. Lalu ada kategori 17K, 10K dan Family yang diadakan pada tanggal 18 Januari 2015. Saya sendiri memilih mengikuti kategori 17K. Hari Sabtu tanggal 17 Januari 2015, saya bersama seorang rekan dari Pejaten Runners sudah bertolak menuju Bandung. Tujuan pertama kami hari itu adalah mengambil racepack perlombaan yang berlokasi di venue lomba. Isi racepack nya sendiri antara lain nomor BIB, kaos shoes bag dan voucher Garmin. 

Minggu pagi, saya dan Bapi rekan dari Pejaten Runners sudah bersiap-siap meninggalkan hotel tempat kami menginap untuk menuju lokasi lomba yang jaraknya tidak terlalu jauh dari hotel. Kami mendapat info bahwa panitia menyediakan shuttle untuk menuju venue. Sayangnya kami tidak berhasil menemukan tempat tersebut sehingga memutuskan untuk naik ojek. Suasana Tahura Djuanda pagi itu cukup dingin. Cuaca sedikit berawan tapi tidak menyurutkan langkah pelari untuk memulai lomba pagi itu. Tepat pk.07.00, start untuk kategori 17K dimulai. 


Trail Running / mountain running adalah olahraga yang terdiri dari Running dan hiking, Ini berbeda dari Running di jalan dan hiking biasa , trail running biasanya dilakukan di daerah pegunungan, di mana anda bisa menemukan turunan dan tanjakan yg lebih extrim serta jalanan setapak yg bervariasi antara tanah,rumput kerikil ,batu dll

Karena ini adalah trail running pertama bagi saya, maka saya pelajari benar-benar perbedaan lari yang pernah saya lakukan sebelumnya dengan yang kali ini akan saya lakukan. Setidaknya dari membaca info-info saya jadi tahu beberapa hal bahwa saya harus mempersiapkan fisik 2 kali lipat daripada lari di trek datar yang biasa saya lakukan. Dan saya butuh untuk mempunyai sepatu trail running tersendiri. Tidak lupa membawa beberapa perlengkapan dalam tas seperti voltaren, handuk kecil, air minum dan yang paling penting karena saya adalah pelari yang menderita asma, maka tentu saja saya harus membawa inhaler untuk jaga-jaga. Info yang saya baca itu ternyata cukup berguna untuk menghadapi trek naik turun bukit yang ekstrim. 

Udara yang segar dan pemandangan yang indah seolah jadi bonus untuk melewati trek naik turun bukit yang melelahkan. Dan karena sedari awal saya tidak memasang banyak target di trail run perdana ini, saya menyempatkan untuk foto-foto sebentar ketika kaki sudah terlalu lelah untuk melangkah. Tidak sering memang, tapi selfie di jalur dengan latar pemandangan yang indah ini sepertinya cukup menghibur. Hahahaha...

Setelah berjuang beberapa jam melewati trek yang menantang, akhirnya saya berhasil finish dan menyelesaikan trail running pertama saya. Tidak bisa di lukiskan dengan kata-kata betapa senangnya perasaan saya saat itu. Walaupun finish dengan catatan waktu yang jauh dari bagus, tapi saya bangga dengan diri saya sendiri. Medali trail running pertama plus medali lari pertama di tahun 2015 saya dapatkan disini. Walaupun lelah, Insya Allah ini bukan trail running terakhir saya. 

Senangnya lagi, ternyata saya banyak bertemu dengan beberapa teman lama dan sekaligus juga menambah teman baru dalam lomba ini. Kalian melengkapi pelarian saya kali ini, Terima kasih.