16 May 2015

Ayo Sehat Indonesiaku


Yoga berasal dari berasal bahasa Sansekerta yang berarti penyatuan. Menyatu di sini bisa berarti menyatu dengan alam.


Salah satu aktivitas di gym yang cukup sering saya ikuti adalah kelas yoga. Walaupun memang lebih banyak di dominasi kaum wanita yang mengikuti, sebenarnya yoga sendiri bisa diikuti oleh siapapun baik wanita maupun pria. Kaum pria mungkin malas mengikuti yoga karena merasa badan kita yang kurang fleksibel untuk gerakan-gerakan yoga yang cukup jelimet. Saya sendiri awalnya ragu-ragu ikutan mengingat badan saya yang super kaku untuk gerakan-gerakan yoga. Tapi instruktur meyakinkan saya bahwa perlahan fleksibilitas tubuh akan terbentuk bila rutin mengikuti yoga. Ditambah kenyataan bahwa yoga juga mengatur pernafasan dan bagus untuk penderita asma, maka saya bulatkan tekad untuk rutin mengikuti yoga.


Karena tubuh saya yang super kaku, saya baru mencoba level yoga basic untuk melatih kelenturan tubuh terlebih dahulu. Yang bikin saya senang, gerakan-gerakan yoga bisa saya latih di rumah maupun di kantor saat sedang mumet dengan pekerjaan. Saya juga bisa mendapat lebih banyak referensi gerakan-gerakan yoga dengan membuka youtube. Beberapa gerakan sederhana dalam yoga antara lain :

  1. Downward Facing Dog


Biasa disebut Down Dog. Ini adalah pose untuk meregangkan otot hamstring dan memanjangkannya. Saat ini kaki saya sih masih belum bisa menapak saat melakukan gerakan yang satu ini. Tapi kata istruktur saya jangan dipaksa karena bisa menyebabkan salah urat. Perlahan saja, nanti lama-lama juga lentur dengan sendirinya. Telapak kaki yang semakin banyak menapak juga merupakan indikasi kalau otot hamstring sudah tidak kaku lagi.

  1. Tree Pose


Tree pose ini bisa jadi adalah gerakan yoga yang cukup banyak dilakukan oleh para pemula. Gerakan yoga yang satu ini bertujuan peregangan pinggul, paha bagian dalam, memperkuat kaki dan juga tulang belakang. Untuk meletakkan sebelah kaki yang ditekuk juga bisa disesuaikan kemampuan. Bila masih baru, kita bisa meletakkan di mata kaki, dan bila semakin mahir maka letakkan di paha

  1. Child Pose

Child pose adalah gerakan untuk diam sejenak dan mengambil nafas. Kapapun saat kita latihan yoga dan tubuh merasa letih dan kehabisan nafas, child pose adalah pilihan gerakan yang harus dilakukan. Manfaat dari gerakan ini sendiri adalah untuk menenangkan pikiran, meringankan stress, dan dapat membantu untuk stretching.

Dan tentunya masih banyak gerakan-gerakan yoga lainnya yang bisa kita pelajari. Beberapa manfaat yang saya rasakan sendiri dengan rutin mengikuti yoga antara lain adalah badan yang menjadi lebih lentur dan fleksibel, lalu memperbaiki postur tubuh kita, melancarkan peredaran darah, menurunkan berat badan, serta membuat jiwa menjadi tenang dan bahagia.   Banyak banget kan manfaat yoga.


Oh ya, buat teman-teman yang berdomisili di Jakarta, Jogja dan Bali bakal ada kegiatan Yoga serentak di yang bertajuk Ayo Sehat Indonesiaku. Acara ini diselenggarakan oleh AXA yang terus berkomitmen untuk mengedukasikan gaya hidup sehat kepada masyarakat. Acara yoga serentak ini juga akan memecahkan rekor MURI untuk kegiatan yoga yang pernah diadakan tahun 2013 lalu. Kalau teman-teman ingin tahu seperti apa event Ayo Sehat Indonesiaku ini, jangan lupa catat tanggal dan tempatnya yah :

Jakarta, 17 Mei 2015 berlokasi di Monas pk.07.00-11.00
Jogja, 17 Mei 2015 berlokasi di Lapangan Candi Prambanan pk.07.00-11.00
Bali, 17 Mei 2015 berlokasi di Nirwana Bali Golf pk.07.00-11.00

Nah, kalau mau lihat gimana serunya. Coba deh lihat videonya :


Atau kalau memang tidak bisa hadir ke acaranya, teman-teman juga bisa kok ngeliat acaranya streaming dari channel youtube. Cukup pastiin aja kalau koneksi kalian bisa browsing & buffering ke youtube channelnya disini ya. Klik  bit.ly/axastrm


Oke deh, sampai bertemu di lokasi event Ayo Sehat Indonesiaku yah! #IngatSehat

15 May 2015

Jalan-Jalan Ke Kebun Sunpride

Pada tanggal 21 Februari 2015 yang lalu, saya menghadiri acara Blogger Gathering yang diadakan oleh Sunpride bertajuk #Fruit4Love yang bertempat di Hotel Grand Zuri BSD City. Dalam kesempatan tersebut semua blogger mengikuti games untuk mengumpulkan stamp, yang mana peserta terbanyak yang mendapatkan stamp akan memenagkan hadiah trip menuju Panen Raya di kebun Sunpride yang berlokasi di Lampung. Siapa sangka dari sekian banyak blogger yang hadir dan mengikuti games, saya adalah peserta yang berhasil mengumpulkan jumlah stamp terbanyak. Dan hadiah trip ke Panen Raya Sunpride di Lampung berhasil saya dapatkan. Yuk lihat catatan perjalanan saya di kebun Sunpride. 

Perjalanan menuju Lampung kami lakukan pada hari Rabu dan Kamis tanggal 29 - 30 April 2015. Selain saya, blogger lain yang juga mengikuti trip ini adalah Zamroni sebagai pemenang kompetisi Blogger Writing dan mbak Wiwik dari IBN . Selain blogger, undangan lain yang turut hadir dalam trip ini adalah rekan-rekan media dan juga rekan-rekan dari Indonesia Berkebun. Kami naik pesawat Garuda Indonesia pk.5.20 pagi menuju Lampung.  Penerbangan menuju Lampung sendiri hanya memakan waktu sekitar 25 menit saja. Baru saja mengudara, tidak lama kemudian Pilot sudah mengumumkan untuk bersiap landing. Benar-benar penerbangan yang singkat.

Begitu landing di Lampung, kami sudah ditunggu beberapa mobil untuk menuju ke perkebunan Sunpride yang berlokasi di Way Kambas. Dari airport menuju Way Kambas sendiri dapat ditempuh sekitar 3 jam perjalanan darat. Rencana awal saya akan menghabiskan waktu dengan tidur secara malam sebelumnya tidak tidur karena takut terlambat mengejar pesawat pagi. Tapi keseruan obrolan di mobil membuat saya melupakan rencana tersebut. Tidak sampai 3 jam kami sudah tiba di Nusantara Tropical Farm yang merupakan perkebunan yang memasok buah-buahan Sunpride ke pasar Indonesia dan mancanegara. Begitu sampai kami sudah disuguhkan aneka buah-buahan segar. Yummy...

Jadi teman-teman, Nusantara Tropical Farm ini adalah anak perusahaan dari Gunung Sewu Group. Atau dengan kata lain, Nusantara Tropical Farm adalah sister company dengan Sewu Segar Nusantara yang mendistribusikan buah-buahan segar dengan brand Sunpride. Nusantara Tropical Farm ini berdiri sejak tahun 1992 dengan nama Nusantara Tropical Fruit. Lalu pada tahun 2011 berubah menjadi Nusantara Tropical Farm seiring bertambahnya unit usaha mereka. Nusantara Tropical Farm sendiri menempati lokasi seluas 3757 hekar. Luas banget kan ? Dari 3700 hektar lahan tersebut, kebun pisang mendapat lahan paling luas sebesar 1700 hektar. Tidak heran juga sih, karena kalau bicara Sunpride yang langsung keluar di otak kita pasti pisang. Padahal selain pisang, ada buah-buahan lain yang dipasarkan oleh Sunpride, misalnya Nanas Honi. Kebun nanas di Nusantara Tropical Farm menempati lahan seluas 185 hektar. Ada pula Guava Crystal yang menempati lahan seluas 152 hektar. Dan beberapa varian buah-buahan lainnya.

Setelah sesi perkenalan, rombongan diajak mengitari kebun Nusantara Tropical Farm. Dimulai dari tempat pembibitan tanaman pisang. Pohon pisang dikembangbiakkan dengan metode kultur jaringan. Kemudian mulai dipindahkan dalam pot sendiri ketika semakin besar. Sampai usia beberapa bulan pertama, bibit pisang ditempatkan secara tertutup. Barulah sebelum siap dipindahkan ke kebun, pisang dibawa keluar untuk beradaptasi dengan cuaca selama beberapa hari. Lalu barulah dipindahkan ke kebun.

Butuh waktu sekitar satu tahun sampai pisang akhirnya berbuah dan siap dipanen. Saat buah pisang mulai tumbuh, dilakukan proses bagging atau pembungkusan supaya buah tetap bersih dan tidak di makan binatang. Setelah pada tingkat kematangan tertentu, satu tandan buah pisang di potong dan digantung pada rel yang terdapat di sekeliling kebun. Tandan pisang ini tidak boleh sampai menyentuh tanah loh teman-teman. Kemudian sekitar 20 buah tandan pisang yang masing-masing seberat 20kg ditarik oleh satu orang menuju tempat pengepakan. Rekan saya Zamroni sempat mencoba menarik. Menurut Zam, awalnya memang terasa berat tapi setelah semua tandan berjalan maka beban menjadi lebih ringan. 

Tandan-tandan pisang ditarik menuju tempat packing house. Disinilah semua pisang dari kebun berkumpul. Kemudian satu persatu pisang mulai dipotong dari tandannya dan langsung dimasukkan bak berisi air untuk kemudian dibersihkan. Oh ya potongan pisang disesuaikan dengan kebutuhan yah. Ada yang dipotong utuh satu sisir, ada yang setengah sisir dan ada yang satuan atau biasa kita kenal dengan single.

Pisang ini benar-benar dibersihkan loh teman-teman bukan hanya sekedar direndam lalu diangkat. Setelah benar-benar bersih kemudian pisang ditiriskan sampai kering dan diberi sticker. Kemudian pisang dimasukkan dalam plastik dan divakum kedap udara. Setelahnya masuk dalam kotak dan siap didistribusikan ke dalam dan luar negeri. Proses pengiriman sendiri juga tidak sembarangan loh teman-teman. Pisang berada dalam kontainer dengan suhu tertentu sehingga tidak matang selama proses perjalanan. 

Puas jalan-jalan di kebun Pisang Sunpride, selanjutnya kami menuju kebun Nanas Honi. Nanas Honi adalah salah satu produk andalan Sunpride yang juga merupakan salah satu buah yang saya suka banget. Karena rasanya yang manis dan tidak repot untuk mengupasnya seperti nanas biasa. Kebun Nanas Honi luas karena pohon nanas yang memang tidak tinggi sehingga terlihat sekali sejauh mata memandang kita melihat pohon-pohon nanas yang tumbuh dengan subur. Oh ya, walaupun saya penyuka buah nanas dan berasal dari provinsi penghasil buah nanas, tapi ini adalah kali pertama saya melihat pohon nanas. Dan betapa malunya saya saat tahu bahwa ternyata nanas bukan berkembang biak dengan umbi akar. Hahahahaha.. Dan mari menutupi malu dengan foto-foto keceh di kebun nanas.

Di kebun nanas inilah kami memanen buah nanas. Ternyata memotong buah nanas itu susah-susah gampang loh. Yang jelas harus benar memotongnya supaya buahnya tetap dalam keadaan baik sesuai standar. Oh ya, buah nanas kan biasanya hanya memiliki satu crown, tapi ternyata di kebun nanas kami menjumpai beberapa buah nanas yang memiliki lebih daru satu crown. Pengelihatan unik buat kami tapi tidak bagi orang-orang yang bekerja di kebun nanas karena kejadian itu sering mereka temukan.

Setelah puas memanen nanas, kami menuju tempat packing Nanas Honi. Sama halnya seperti Pisang Sunpride, semua buah Nanas Honi yang sudah dipanen akan dikumpulkan di sini. Buah nanas sendiri dijual sesuai dengan kebutuhan. Ada yang dijual dengan crown dan ada pula yang tanpa crown. Buah nanas yang dijual tanpa crown akan mengalami proses pemotongan crown. Setelah itu buah nanas akan masuk dalam bak berisi air dan kemudian dicuci bersih. Setelah bersih buah nanas akan ditiriskan.

Setelah kering buah nanas diberi label dan dikemas sebelum dimasukkan dalam kotak untuk kemudian didistribusikan. Di tempat ini kami puas mencicipi Nanas Honi yang langsung kupas di tempat. Saya jadi melihat sendiri betapa mudahnya mengupas buah Nanas Honi. Ngga repot seperti yang ibu saya lakukan ketika mengupas buah nanas. Biasanya kan mengupas buah nanas harus di ulir-ulir dulu, trus direndam air garam. Ini mah tinggal kupas dan masuk mulut. Praktis. Mana buahnya manis banget. Oh ya, berbeda dari buah pisang yang dipanen dalam kondisi belum terlalu matang, buah nanas justru dipanen dalam kondisi siap makan. Karena kadar kemanisan buah nanas akan menyusut semakin lama setelah nanas dipetik. Wah info yang menarik sekali.

Berikutnya kami menuju tempat packing buah Guava Crystal. Sebelum tiba kami melewati hamparan kebun Guava Crystal yang luasnya 152 hektar. Sayang foto-foto kebun Guava Crystal di kamera saya tidak ada yang jelas. Jadi saya skip saja yah foto kebunnya. Begitu tiba di tempat packing, kami melihat buah Guava dinaikkan diatas rel dalam sebuah wadah berbentuk piring. Dan kemudian buah Guava Crystal akan melewati deretan timbangan. Buah dengan berat tertentu akan jatuh dan masuk dalam wadah tersendiri. Jadi akan terkumpul buah guava dengan berat yang lebih kurang sama satu dengan yang lainnya. Setelah itu buah akan di-wrapping, diberi sticker dan dimasukkan dalam dus untuk kemudian didistribusikan.

Berikutnya kami menuju kebun Dragon Fruit alias buah naga. Sebelumnya saya sudah pernah melihat pohon Dragon Fruit saat pergi ke Pekanbaru, tapi kebun di sini tentu saja jauh lebih besar. Buat yang belum tahu nih, pohon buah naga mirip sekali seperti pohon kaktus. Kemudian pohon akan mengeluarkan bunga yang cantik saat mekar. Sayang karena kami tiba di sore hari, kami tidak melihat bunga buah naga saat mekar karena sudah dalam kondisi layu. Saya hanya foto beberapa kuncup bunga buah naga yang belum mekar. Belum mekar saja sudah cantik begini yah. Oh ya, supaya produksi buah naga tetap terjaga kuantitasnya, bunga-bunga ini harus didekatkan satu dengan yang lain di malam hari. Karena perkawinan alami tidak selamanya akan menghasilkan buah loh. Duh jadi pengen juga dikawinin.. #eaaa 

Sebenarnya masih ada beberapa kebun lainnya yang bisa dikunjungi di Nusantara Tropical Farm, sayangnya karena hari semakin sore kami harus menuntaskan jalan-jalan seru di kebun Sunpride ini. Kami pulang kembali ke Jakarta keesokan sorenya setelah berwisata kuliner di kota Lampung. Terima kasih banyak buat Sunpride yang sudah mengajak saya jalan-jalan sehat di kebun Nusantara Tropical Farm. Banyak sekali ilmu bermanfaat yang saya dapatkan. Dan yang jelas jangan kapok yah ngajak saya jalan-jalan lagi. Ayo support buah-buahan lokal !

13 May 2015

ZTE Blade S6 Menyapa Indonesia

Kalau boleh saya bertanya, apa sih kriteria smartphone yang teman-teman akan pertimbangkan paling awal sebelum memutuskan untuk membeli ? Saya bertanya pada beberapa orang teman dan mendapat beberapa jawaban. Yang pertama adalah kamera yang menghasilkan gambar yang oke, lalu fitur-fitur di dalam smartphone tersebut, ada pula yang mengatakan kapasitas baterai yang mumpuni. Lalu apakah smartphone yang teman-teman miliki saat ini sudah memenuhi kriteria smartphone idaman ? Mungkin teman-teman harus melihat yang satu ini.

Bulan Mei 2015 ini, ZTE yang merupakan produsen perangkat mobile global ini secara resmi meluncurkan smartphone ZTE Blade S6 di Indonesia. Blade S6 sendiri merupakan hasil riset dan pengembangan teknisi ZTE bersama dengan produsen chipset Qualcomm yang merupakan smartphone pertama di dunia yang memadukan kecanggihan platform Smartdragon octa core 64-bit dengan sistem operasi Android Lollipop. Yuk kita bedah beberapa kelebihan ZTE Blade S6 ini.

Kesan pertama yang saya rasakan ketika memegang ZTE Blade S6 ini adalah slim dan juga ringan tentunya, membuat sangat nyaman berada dalam genggaman. Layar smartphone berukuran 5 inci sudah menggunakan teknologi In-cell yang menghasilkan tingkat kecerahan dan ketajaman gambar yang baik.

Sudut pandang 88 derajat yang luas di kamera depan cocok untuk wefie

Biasanya aplikasi pertama yang saya buka di smartphone itu adalah kamera. Kamera yang tertanam di ZTE Blade S6 sendiri sangat memuaskan. Dimana kamera belakang menggunakan Sony IMX 214 dengan resolusi tinggi 13 megapiksel. Kamera ini memiliki teknologi Blue Glass Infrared untuk foto yang terang dan tajam meskipun dalam kondisi kurang pencahayaan. Pengaturan kamerapun bisa di set simple maupun pro. Untuk pro, settingannya mirip seperti kamera SLR. Sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 5 megapiksel . Memiliki sudut pandang 88 derajat yang luas, kamera depan ZTE Blade S6 ini cocok banget buat yang suka selfie dan wefie.

Menghidupkan senter dengan menggoyangkan smartphone 2x
Menghidupkan musik dengan gesture Smart Sense
Fitur asyik yang tertanam di smartphone ZTE Blade S6 ini adalah Smart Sense. Dengan fitur ini kita bisa mengaktifkan banyak fitur yang tertanam di smartphone ini hanya menggunakan gerakan. Praktis banget loh. Ada 20 gesture Smart Sense yang berbeda yang bisa kita coba. Semua petunjuknya juga bisa kita lihat langsung di smartphone nya loh. Saya sendiri mencoba gesture Smart Sense untuk mengaktifkan senter. Jadi kalau tiba-tiba mati lampu mendadak dan butuh pencahayaan, tinggal menggoyangkan dua kali ZTE Blade S6 nya, maka senter akan menyala secara otomatis. Praktis kan ? Lalu saya juga mencoba mengaktifkan musik dengan menekan tombol volume bagian bawah di sisi kanan smartphone, lalu bawa smartphone membentuk huruf V. Taraaa.. musik nya langsung on loh. Kereeen.. Atau kalau misalkan ada moment menarik yang membutuhkan kecepatan untuk membuka kamera, ternyata juga bisa dilakukan dengan fitur Smart Sense ini. Caranya tekan tombol volume bagian bawah di sisi kanan smartphone, lalu arahkan pada posisi memotret maka kamera akan segera aktif. Oh ya layar harus dalam kondisi sleep yah saat akan mengaktifkan fitur Smart Sense ini.

Fitur lain yang tidak kalah seru yang tertanam dalam smartphone ZTE Blade S6 ini adalah ZTE Alive Share. Dengan fitur yang satu ini kita bisa melakukan transfer data antar smartphone tanpa perlu menggunakan koneksi Wifi. Fasilitas ini mirip bluetooth tapi dengan kecepatan 40 kali lebih cepat loh. Oke ngga tuh ? Bukan cuma transfer data saja, fasilitas ini juga memungkinkan kita bermain game secara online bagi sesama pengguna. Lalu dengan fitur ini kita juga bisa membuat grup chat dan juga memudahkan untuk migrasi data-data dari smartphone lama ke smartphone yang baru. Praktis banget yah ?

Di smartphone ZTE Blade S6 juga terdapat fitur MiFavor 3.0 yang dikembangkan oleh ZTE sejak tahun 2011. Fitur ini dirancang untuk memahami kita selaku pengguna melalui personalisasi warna. Fitur ini memberikan kenyamanan yang personal bagi setiap penggunanya melalui pengaturan MiColor, menu, wallpaper, dan efek transisi yang dapat dipilih serta diatur dengan mudah. ZTE sampai melakukan penelitian mengenai psikologi warna terlebih dahulu loh sebelum mengembangkan fitur MiFavor 3.0 ini. 

Keren-keren yah fitur yang tertanam dalam smartphone ZTE Blade S6 ini ? Ditambah lagi kapasitas memori yang sebesar 16GB akan membuat leluasa menyimpan banyak file dan aplikasi plus daya baterai sebesar 2400mAh. Kalau kamu tertarik mau memiliki smartphone keren ini, harganya dibandrol seharga Rp.2.999.000,- . Kamu bisa pesan ZTE Blade S6 ini di website Lazada. Yuk rasakan fitur-fitur seru ZTE Blade S6 :)