11 February 2005

Gelang Pendidikan

Teman-teman yang sering main ke rumah saya pastilah sudah hapal bahwa sehari-harinya di rumah, saya lebih suka memakai boxer. Artinya mereka sudah hapal persis berapa jumlah bulu kaki saya yang tumbuhnya jarang-jarang itu, atau tanpa melihat pun mereka sudah tahu dimana letak luka-luka jahitan di kaki saya, mereka mungkin juga sudah muak melihat betapa seksy nya betis saya, dan tidak ketinggalan pula melihat sebuah benda yang melingkar di pergelangan kaki kanan saya, tepatnya sebuah gelang kaki yang saya ikat dengan menggunakan simpul nelayan. Tapi tidak banyak yang tahu makna yang terkandung di dalam gelang tersebut. Gelang ini sudah melingkar di pergelangan kaki saya sejak saya lulus SMU, artinya sampai saat ini gelang itu sudah menemani hari-hari saya selama 6 tahun.

Gelang kaki ini saya namakan gelang pendidikan. Dari pertama saya pasangkan di pergelangan kaki kanan belum pernah saya lepas sedetikpun. Artinya gelang ini selalu menemani saya saat mandi, tidur, buang air kecil maupun buang air besar dan semua kegiatan yang saya lakukan. Kenapa saya beri nama gelang pendidikan ?. Karena saya pernah bersumpah pada diri saya sendiri untuk tidak akan melepas gelang ini sampai saya memperoleh gelar S1. Gelang ini akan selalu menjadi motivasi saya untuk meraih gelar S1. Saya tidak pernah ambil pusing terhadap omongan orang tentang gelang di kaki saya ini. Kenapa saya pilih untuk memasang di kaki ? Karena setiap mandi pagi saya pasti selalu menyikat pergelangan kaki, dan dengan melihat gelang ini artinya setiap pagi saya akan termotivasi untuk meraih gelar S1. Selain itu ketika pertama kali saya memasangkan gelang ini, saya berpikir jika lulus jenjang D3 dan saya di terima bekerja, artinya saya harus melepas gelang ini. Sedangkan jika dipasang kaki, tentu tidak perlu harus di lepas-lepas karena gelang ini secara otomatis dapat tertutup oleh celana panjang dan kaos kaki. Dan ternyata pemikiran saya itu terbukti, sebelum saya lulus D3 saya di terima bekerja dan saya benar-benar tidak perlu melepas gelang ini meskipun saya bekerja.

Saya tahu akan tiba saatnya bagi saya untuk melepas gelang yang telah menemani saya selama 6 tahun terakhir ini. Tapi saya ingin bila saat itu tiba nanti, saya akan melepas nya dengan rasa bangga, karena gelang ini telah menjadi bagian dari perjuangan saya meraih gelar kesarjanaan ini. Siapa tahu setelah gelang pendidikan ini saya lepas, saya akan memasang gelang lainnya yang akan menjadi simbol motivasi saya dalam hal yang lain, jodoh misalnya. Dan saya juga berjanji untuk menyimpan gelang ini dimana kelak akan saya ceritakan pada anak-anak saya. Siapa tahu di antara mereka nanti ada yang terinspirasi untuk mengikuti jejak ayahnya. Insya Allah.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....