05 February 2005

Ulah si Coli

Maaf beribu maaf, sudah beberapa hari saya tidak bisa ngeblo. Bukannya saya sengaja, tapi akses telkomnyet di komputer gwe lagi ngga beres. Dan setelah di selidiki lagi ternyata kesalahan bukan pada pesawat televisi anda jaringan telkomnyetnya melainkan salah komputer gwe yang dogol *sungkem sama mbah telkomnyet*. Dan kemaren komputernya saya bawa ke Bobby Komputer untuk di service, dan terpaksalah saya tidak bisa online. Ini aja bela-belain malam mingguan di warnet. Ada apa di palembang ???

Semenjak saya memelihara COLI (baca postingan sebelumnya), saya punya kesibukan baru di rumah sembari menghabiskan masa liburan kuliah yang membosankan. Saya rajin membaca artikel tentang memelihara hamster dan langsung saya praktekkan. Dua hari pertama COLI yang saya pelihara di kandang kaca (baca : akuarium), saya letakkan di dalam kamar. Saya cuma berpikir saat itu bahwa hamster adalah binatang malam yang sepanjang siang menghabiskan waktu dengan tidur dan aktif di malam hari. Dengan meletakkannya di kamar, saya bisa melihat betapa hyperaktifnya mereka di malam hari. Dua hari pertama memang tidak ada masalah apapun. Tapi memasuki hari ketiga saya mulai merasa dirugikan dengan kehadiran COLI di kamar saya. Di tengah malam saya terbangun dan melihat pemandangan tidak senonoh yang sedang COLI lakukan. Mereka sedang ber doggy style ria alias kawin. K...A...W...I...N !!! Sungguh sangat tidak sopan, mereka kawin di depan mata saya, sementara saya saja yang sudah berumur hampir 25 tahun saja belum pernah melakukannya sekalipun, dan dari hasil hubungan itu yang saya curigai sudah berlangsung sejak malam pertama mereka berada di kamar saya, saya kini melihat perutnya Lily mulai membuncit. Ini dapat saya maklumi mengingat usia kehamilan hamster yang cuma 20 hari. Tapi yang paling parah, kamar saya yang biasanya harum semerbak mendadak kini tercium bau pesing di mana-mana. Padahal setiap hari itu kandang saya bersihkan, dan saya tidak lupa menebar serbuk kayu baru setiap hari. Dan atas dasar itulah saya pun memutuskan untuk memindahkan kerajaan mereka ke belakang dekat akuarium ikan mas koki. Dan masalahpun terpecahkan.

Terlepas dari masalah satu ternyata ada masalah yang lain, palembang dua hari terkahir ini di guyur hujan yang sangat lebat. Dan sudah bisa di tebak. Banjir dimana-mana. Saat saya sedang menuju warnet ini saja, semua jalan keluar dari rumah saya di kepung banjir yang berbeda ketinggiannya. kadang-kadang saya terpaksa memutar arah dan mencari jalan tikus untuk menghindari banjir. Tapi tetap saja harus ada beberapa bagian yang harus saya terabas. Dan bagi pengendara motor seperti saya, menerabas banjir berarti harus siap dengan konsekuensi motor mogok. Tapi untunglah hal tersebut tidak terjadi. setidaknya waktu pergi saya selamat, tidak tahu pas waktunya pulang nanti. Mudah-mudahan banjirnya sudah sedikit surut. Hehehehe



No comments:

Post a Comment

Terima kasih....