14 April 2005

Jangan Pukul Rata Donk !!!

Buat yang rajin mengikuti perkembangan berita tentang selebriti Indonesia, tentu udah tahu gosip apa yang sedang panas-panasnya di bicarakan publik beberapa hari terakhir ini. Apalagi kalo bukan soal pengakuan Hughes tentang kekerasan yang di terimanya dari sang suami Avin. Hughes bilang kalo Avin selama ini menjadikan dirinya sapi perahan untuk mencari uang sementara Hughes sendiri tidak pernah merasakan jerih payah keringatnya. Di tambah lagi sifat Avin yang semaunya sendiri, egois, emosian, dan segala macam kejelekan Avin.

Bukan masalah rumah tangga mereka yang ingin saya bahas disini. Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar saya tidak perduli, karena itu urusan pribadi mereka sendiri. Tetapi yang ingin saya bahas disini justru tanggapan orang tentang Avin yang notabene adalah orang Palembang dan akhirnya membawa-bawa nama Palembang juga. Seperti tangapan beberapa teman yang bukan orang Palembang atau berdasarkan cerita teman-teman adik saya yang bekerja di Jakarta, mereka mengeluarkan pernyataan seperti ini, " Dasar orang Palembang, maunya enak sendiri aja !". Nah kalimat seperti itu yang sangat saya tidak suka ! Kalo mereka bilang ' " Dasar Avin, maunya enak sendiri !" kan ceritanya lain. kenapa sih harus membawa-bawa nama Palembang ? Sebagai orang Palembang saya bisa saja seperti Anwar Fuady yang membela Avin, tetapi saya pakai rasio disini, lagipula itu urusan rumah tangga mereka. Biarlah mereka yang menyelesaikan sendiri. Mereka nikah dulu kan ngga pake acara di suruh-suruh, biarlah mereka juga yang mengakhiri pernikahan mereka dengan caranya sendiri. Kembali ke soal nama Palembang yang di bawa-bawa tadi, saya cuma berharap jangan memukul orang Palembang sama rata. kalaupun memang benar sifat Avin seperti itu, sama sekali tidak ada kaitannya dengan sifat orang Palembang keseluruhan. Orang Palembang memang punya watak yang keras, tetapi tidak semuanya. Sama saja seperti yang kita tahu kalau sebagian orang Jawa itu halus, tapi apa semuanya seperti itu ?? Tidak kan ?? Semua kembali tergantung pada pribadi dan pembentukan karakter pribadi itu sendiri.Jadi tolonglah, jangan terlalu berlebihan dalam menanggapi suatu masalah yang sebenarnya malah bukan masalah yang kita hadapi.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....