22 September 2005

Sedekah Ruah

Image hosted by Photobucket.com

Semalam di rumah saya di adakan sedekah ruah untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Setahu saya, sudah sejak kecil acara seperti ini di adakan oleh keluarga kami. Persiapan acara ini sudah berlangsung sejak satu minggu sebelumnya. Saya dan ibu sudah memikirkan jauh-jauh hari menu apa saja yang akan di sajikan sebagai hidangannya, hingga kami sepakat untuk menghadirkan nasi minyak, ayam goreng tepung, bistik daging, gado-gado serta acar kedondong. Saya sampai menelpon beberapa teman untuk meminta bantuan tenaga mereka untuk memindahkan kursi ruang tengah , memasang meja prasmanan, menggelar hambal, serta menyiapkan sound system. Tentu akan sangat merepotkan jika pekerjaan sebanyak itu harus di kerjakan oleh saya sendiri. Untungnya beberapa teman seperi Chuprit, Becek, Kanibal dan Adi menyatakan kesanggupan mereka untuk membantu. Thanks guys...

Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com

Acara sendiri berlangsung sejak bedug adzan maghrib berkumadang yang langsung di ikuti dengan sholat maghrib berjamaah. Tidak kurang 100 orang tamu yang meliputi rombongan pengajian di mesjid dekat rumah saya, para tetangga serta para sanak famili datang di rumah kami semalam. Lalu acara di lanjutkan dengan pembacaan surat yasin serta ceramah agama dan di akhiri dengan santap malam berjamaah. Para sepupu-sepupu saya yang ganteng dan cantik juga turut serta menghadiri acara tadi malam. Dan yang sangat menyebalkan mereka datang dengan pasangannya masing-masing. Arrrghhhhh.... Hanya sepupu saya Ella yang malam itu tidak di dampingi sang arjuna. Lalu untuk mengusir rasa benci melihat kemesuman para sepupu-sepupu lain, saya dan Ella pun memutuskan untuk berduet menyanyikan banyak lagu. Ternyata duet kami mulai mendapat respon yang negatif dari para sepupu lain. Gelas-gelas plastik pun berterbangan ke arah kami, tetapi itu tidak menyurutkan niat kami untuk terus bernyanyi. Siapa tahu ada beberapa tamu yang kebetulan masih ngobrol dengan ayah saya yang tertarik dengan duet kami lalu berniat mengorbitkan kami menjadi penyanyi terkenal. Hohohoho *ngayal setinggi langit*

Image hosted by Photobucket.com
Image hosted by Photobucket.com

Ujung-ujungnya acara sedekah ruah yang telah berakhir itu berganti menjadi acara nyanyi dan joget bersama. Hingga tiba-tiba terbersit ide gila untuk mendaftar di acara Keluarga Bintang. Hahahaha. Ternyata keluarga kami benar-benar keluarga yang suka menghayal setinggi langit. Dan acara gila itu berakhir sudah ketika sebuah teriakan menggema ke arah kami. "Alangke jahat suaro kamu tu !!!" (alangkah jeleknya suara kalian itu !). Kami berdua pun tersadar dari mimpi indah dan akhirnya menyadari betapa buruknya suara kami.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....