04 May 2006

Demi Sebuah Silsilah

Photobucket - Video and Image Hosting

Semua orang sudah tahu saya tidak terlalu suka di panggil kakak, abang atau sebagainya. Saya lebih suka di panggil Aiq atau Goiq. Ngga percaya ?? Tanya aja sama Husein yang umurnya lebih muda 11 tahun dari saya. Saya ngga pernah merestuinya memanggil saya kakak. Dalam situasi tertentu masih saya maafkan bila dia memanggil saya kakak, tapi tidak untuk seterusnya !!! Kalo sama para wanita biasanya saya masih bisa tolerir, karena agak susah memaksa seorang wanita yang lebih muda memanggil saya dengan sebutan nama saja.

Tetapi hari minggu kemarin dalam pernikahan seorang sepupu, saya benar-benar tidak bisa berkutik ketika seseorang bernama Wawan yang baru saya kenal hari itu ngotot memanggil saya Oom. Huhuhuhu... setua ini saya baru nyadar sudah punya keponakan yang seusia dengan saya. Tadinya saya tetap ngotot ga mau di panggil oom... Kesannya kaya oom senang geto deh. Tapi rupanya kali ini saya memang benar-benar tidak bisa menolak. Mau tidak mau, senang tidak senang saya harus menerima panggilan oom darinya dan adik-adiknya. Saya pikir bukan saya saja yang mungkin tidak suka di panggil oom, Wawanpun mungkin juga tidak sesenang itu memanggil saya oom dengan perbedaan usia kami yang tidak berbeda jauh. Dan saya pun mulai membiasakan diri menyebut diri sendiri sebagai oom goiq. Ini demi sebuah silsilah. Tidak lucu rasanya membayangkan saya berpacaran dengan adik perempuannya Wawan atau sebaliknya Wawan yang berpacaran dengan adik perempuan saya hanya karena kami tidak saling mengenal. Dan kami pun membuat kesepakatan bersama untuk lebih mengenal satu sama lain. Kami tidak ingin hubungan keleluargaan ini terputus hanya karena generasi mudanya tidak mengenal satu sama lain.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....