21 June 2006

Yang Kumau (Hiking Writing Contest)

Bicara soal kemauan... Hmmm.. Setiap manusia tentu punya kemauannya masing-masing dalam hidup. Rasanya tidak ada seorang manusia yang tidak punya kemauan. Sebagai seorang manusia biasa, saya pun punya banyak kemauan yang ingin sekali saya wujudkan. Sewaktu kecil saya pernah berkhayal betapa nikmatnya bila menjadi orang kaya, bisa beli ini dan itu sesuka hati tanpa takut duitnya habis. Tapi setelah membaca berita di koran-koran tentang perampokan rumah-rumah mewah, saya pun berhenti bermimpi untuk menjadi orang kaya. Ternyata hidup orang kaya tidak menyenangkan seperti yang saya bayangkan. Beberapa tahun kemudian saya kembali berkhayal betapa bahagianya menjadi seorang pilot. Bisa mengemudikan pesawat, bisa ke berbagai tempat yang menyenangkan dengan di temani para pramugari yang cantik-cantik. Pastilah sangat menyenangkan... Tetapi lagi-lagi kemauan menjadi seorang pilot itu saya urungkan ketika melihat tayangan berita di televisi tentang pesawat yang jatuh dan mengakibatkan banyak korban.Ahhh.. ternyata menjadi seorang pilot juga tidak semenyenangkan yang saya bayangkan.

Itu baru sekedar kemauan yang berhubungan dengan masa depan. Belum kemauan-kemauan lain yang sifatnya sehari-hari. Misalnya ketika teman punya baju baru atau mainan baru, saya pun merengek-rengek pada ibu minta di belikan pula. Semakin dewasa kemauan-kemauan tersebut bukannya semakin berkurang, malahan semakin bertambah banyak saja. Saya mau jadi seorang yang sukses, saya mau punya keluarga bahagia, saya mau mengajak orang tua saya naik haji bersama-sama, dan kemauan-kemauan lainnya. Padahal belum tentu saya bisa mewujudkan apa yang saya mau meskipun kemauan saya itu sifatnya baik. Hingga akhirnya saya merenung dan mendapatkan apa yang sebenarnya paling saya mau untuk hidup saya. Satu hal yang paling saya mau adalah menjadi orang yang bersyukur. Kenapa menjadi orang bersyukur ?? Karena tanpa kita sadari selama ini kita kurang mensyukuri apa yang telah kita peroleh. Begitu banyak nikmat dan karunia yang telah di berikan oleh-Nya kepada kita yang bahkan hingga detik ini belum kita syukuri. Kita di karunia tubuh yang sempurna sementara banyak orang lain yang tidak seberuntung kita. Kita di karunai kesehatan yang prima sementara banyak orang lain yang harus bolak-balik rumah sakit karena memiliki kondisi kesehatan yang lemah. Dan bahkan banyak di antara kita yang belum bersyukur karena bisa di lahirkan ke dunia ini sementara saudara-saudara kita yang lain berguguran di dalam rahim ibu sebelum bertemu di dalam sel telur. Bersyukurlah...karena dengan selalu bersyukur kita akan di jauhkan dari iri dan dengki...

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....