18 July 2007

Oplet

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Di Palembang hampir semua jenis kendaraan umum ada disini. Mulai dari kendaraan umum di darat seperti becak, ojek, bus kota, angkot, bajaj sampe angkutan umum di sungai seperti speed boat dan bus air. Tapi mungkin kendaraan terfavorit di kota Palembang ini adalah oplet. Yah di beberapa tempat di Indonesia, oplet mungkin bukan nama yang asing. Tapi di tempat lainnya mungkin banyak mengkerutkan dahi mendengar kata oplet. Bahkan masih banyak yang berasumsi kalo oplet itu kendaraan antik yang sudah tidak beroperasi lagi.

Sejak saya kecil oplet ini memang sudah jadi sahabat setia saya. Tepatnya sejak saya SD saya sudah berani bepergian keliling kota dengan menggunakan oplet ini. Nah sewaktu saya duduk di bangku SMP dan SMA yang lokasinya lumayan jauh dari rumah, oplet seolah menjadi bagian dari hidup saya yang tak terpisahkan. Oplet di Palembang pun tidak rapuh termakan usia, karena selalu mengikuti perkembangan zaman. Tidak ada tuh oplet yang beroperasi di Palembang yang masih menggunakan kendaraan zaman dulu. Semuanya mengunakan kendaraan terbaru yang tentu saja di modifikasi sehingga tetap mengikuti pakem oplet itu sendiri.

Yang saya katakan pakem dari oplet itu sendiri antara lain pintunya harus tiga untuk penumpang. Satu di depan untuk penumpang yang ingin duduk di sebelah supir, satu di tengah untuk penumpang yang ingin duduk di barisan tengah dan satu pintu di belakang. Yang kedua jendelanya ada 8 buah dan khusus penumpang yang duduk di barisan tengah dan belakang jendelanya biasanya terbuat dari kayu yang sewaktu hujan tinggal di angkat dengan menggunakan tangan, lalu ada sekurang-kurangnya 2 sampai dengan 4 buah bel yang di pasang di sela-sela jendela. Bel ini tentu saja untuk memberitahu supir bila ada penumpang yang ingin berhenti. Pakem yang saya sebutkan di atas tentu saja tidak ada aturan baku yang mengaturnya, karena itu bisa saja ada beberapa oplet yang tidak mengikuti pakem. Hanya sebagian besar oplet di Palembang mengikuti pakem tersebut.

Oh ya, satu hal yang lupa saya ceritakan, untuk mengenali jurusan dari oplet-oplet tersebut kita hanya perlu membedakan warnanya saja. Oplet berwarna kuning seperti poto di atas untuk jurusan Sekip, oplet berwarna merah untuk jurusan km.5 , oplet warna hijau untuk jurusan lemabang, oplet warna biru untuk jurusan bukit dan sebagainya. Satu hal lagi, sampai hari ini tempat duduk favorit saya kalau naik oplet adalah di bagian tengah paling kanan sebelah jendela. Pengen tau kenapa ??? karena saya suka ngelamun di sana dan yang jelas bebas dari gangguan orang-orang yang mau keluar. Hohohoho....

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....