05 September 2008

Uniknya Pilkada Sumsel

Yap, tanggal 4 September kemaren, sebagian besar masyarakat Sumatera Selatan telah menggunakan hak pilihnya untuk menentukan siapa yang akan menjadi orang nomor satu di propinsi ini. Dan sore harinya, hasil penghitungan cepat atau quick qount pun sudah bisa di ketahui oleh masyarakt. Tapiiiii, bukan Sumsel kalo lagi-lagi ngga bikin sesuatu yang uniq. Rupanya perolehan suara dua kandidat ini begitu rapatnya, sehingga 3 lembaga survey inipun mendapatkan hasil yang berbeda. Dimana LSI JIP dan LSI mencatat kemenangan pada kubu pasangan Alex Noerdin dan Eddy Yusuf (Aldy), sementara lembaga Puskaptis justru memenangkan pasangan Syahrial Oesman dan Helmy Yahya (Sohe)masing-masing dengan selisih yang tidak sampai 5%.

Dengan hasil ini sudah jelas bahwa belum final siapa yang akan menduduki posisi sebagai orang nomor satu di propinsi Sumatera Selatan ini. Karena hasil penghitungan manual oleh KPUD Sumatera Selatan baru akan di rilis tanggal 14 September nanti. Artinya kedua pasang calon ini masih punya peluang yang sama kuat untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur. Karena metode penghitungan cepat mempunyai margin error sebesar 1 - 2 %. Hanya saya di surat kabar lokal terbitan hari ini sepertinya kedua kandidat mengklaim bahwa kemenangan adalah milik mereka. Akibatnya masyarakat Sumsel menjadi bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang memenangkan Pilkada Sumsel ini ?

Bahkan menurut berita yang saya baca di koran hari ini, Wakil Presiden dan juru bicara kepresidenan sudah mengucapkan selamat kepada pasangan Aldy untuk kemenangan mereka. Entah dalam kapasitas mereka sebagai pejabat negara atau sebagai petinggi partai. Lah kalau begini caranya, apa fungsinya KPUD ???????

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....