13 November 2008

November Rain

Umbrella - Scott Simons

Tidak heran juga kenapa Guns N Roses nekat menamakan judul lagu mereka November Rain. Nyaris setiap hari di bulan November ini, mendung selalu bergelayut mesra di langit. Dan terkadang gelayutan mesra itu runtuh ke bumi bersama rinai hujan... Bagi beberapa orang, hujan yang turun seolah membawa rezeki untuk mereka. Lihatlah anak-anak kecil yang berlarian membawa payung di mal-mal. Mereka seolah tak peduli berbasah-basah ria demi beberapa lembaran ribuan rupiah. Atau lihatlah para petani yang begitu bahagianya menyambut datangnya musim penghujan, karna sawah mereka tidak akan kekeringan. Bahkan bagi beberapa etnis tertentu, hujan adalah simbol datangnya rejeki...

Bagi saya, yang namanya musim itu akan tetap kita jalani, suka atau tidak suka. Semarah apapun kita pada hujan, kalu memang waktunya dia akan turun, yah tetap saja turun hujan. Atau sekuat apapun kita memohon untuk turun hujan, kalau memang belom waktunya turun hujan, yah tetap saja tidak akan turun... Hehehehe... Mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa saya niat banget menulis tentang hujan ? Begini ceritanya...

Berhubung rapat kerja radio-radio Jaringan Etnikom akan di laksanakan bulan Desember nanti. Artinya seluruh karyawan di kantor saya saat ini mulai di sibukkan dengan penyusunan laporan kerja tahunan 2008 dan Rencana kerja tahun 2009. Apalagi Program Director memberikan deadline untuk pengumpulan Laporan Tahunan dan Rencana Kerja 2009 paling lambat tanggal 20 November ini. Tidak sampai satu bulan... Tadinya saya menganggap menyusun Laporan Tahunan kali ini akan sangat mudah untuk saya, karena data-data tinggal saya ambil dari Laporan Bulanan saya yang saya pikir cukup rapi dan pastinya mudah saya pahami. Dibandingkan dengan penyusunan Laporan Tahunan 2007 yang lalu dimana saat itu saya baru 2 minggu menjabat sebagai Music Director dan saya tidak tahu sama sekali apa yang harus saya laporkan. Hahahaha...

Tapi rupanya semua tetap tidak semudah yang bayangkan. Pekerjaan saya bulan ini lumayan menumpuk. Meja saya selalu di banjiri dengan materi CD terbaru dan juga pers rilis band-band yang masuk dan harus segera di edit, di dengarkan satu persatu dan di arsipkan segera. Pastinya saya juga harus mengirim kondirmasi kepada label-label yang sudah mengirimkan materi-materi tersebut, baik via email mapun via fax. Belum lagi event-event di luar kantor belakangan ini. Itu cukup menyita waktu saya... Di tambah lagi hujan deras yang membuat suasana menjadi dingin dan membuat mata menjadi 0,5 Watt... Beberapa hari ini, entah kenapa saya mudah sekali tertidur di kantor... Niatnya duduk di belakang sambil memandang hujan atau mendung yang bergelayut. Dan semua berakhir dengan terlelapnya saya di kursi belakang dengan mulut menganga... Nista sekali...

Saya tidak benci musim penghujan... Saya malah suka sekali dengan hujan. Hujan membuat mood saya menjadi romantis. Membangkitkan kenangan indah masa kecil dan masa lalu... Juga menginspirasikan saya tentang rencana-rencana masa depan. Begitu indahnya kolaborasi khayalan-khayalan akan masa lalu dan masa depan, membuat saya terlena menuju alam bawah sadar... Melupakan bahwa deadline Laporan Akhir Tahunan tinggal beberapa hari lagi.... Arrrghhhhhhhhh

No comments:

Post a Comment

Terima kasih....