09 October 2011

Review Hotel : Turi Beach Resort Batam

Mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa saya belakangan ini hobi sekali mereview hotel di blog ini. Jawabannya singkat jelas dan padat. Buat saya prbadi, hotel bukan sekedar tempat untuk meletakkan barang-barang ketika berkunjung kesuatu tempat, bukan juga tempat untuk sekedar tidur setelah melakukan aktifitas seharian dikota yang saya singgahi. Buat saya hotel memiliki makna lebih dari itu. Saya bisa menemukan suasana yang berbeda diluar kamar yang biasa saya tiduri, dan itu menimbulkan sensasi tersendiri bagi saya. Karena itu sesingkat apapun keberadaan saya disuatu hotel, saya selalu menyempatkan diri untuk menjelajah setiap sudutnya dan menemukan sisi-sisi yang menarik yang bisa saya bagi.



Salah satu hotel yang membuat saya terkesan dan ingin sekali untuk kembali kesana adalah Turi Beach Resort Batam. Sebenarnya namanya sudah Resort, tapi kok saya agak canggung kalo terlalu sering menyebutnya demikian. Jadi saya mohon dimaklumi untuk menyebutnya tetap dengan sebutan hotel. Hotel ini berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota Batam, dan kita harus melalui jalan yang turun naik untuk mencapai hotel ini. Dikiri kanan sepanjang jalan menuju hotel ini masih sangat sepi, agak heran juga ketika tahu-tahu ketika menemukan hotel sebagus ini setelah perjalanan cukup panjang yang harus kita tempuh. Kesan pertama ketika memasuki lobby hotel ini adalah eksotis. Berasa ada di Bali (padahal waktu itu saya sama sekali belum pernah ke Bali). Dari lobby hotel kita bisa melihat pantai dan laut. Sangat menyenangkan..



Hotel ini memiliki dua sisi. Satu sisi berbentuk pondok-pondok yang bernuansa tradisional dan sisi lainnya berupa bangunan modern. Dan saya sangat beruntung karena bisa mencoba kedua-duanya. Teman saya kebetulan mendapat kamar dibangunan yang modern sedangkan saya mendapat kamar dipondokan yang bernuansa tradisional. Saya kebetulan mendapat kamar yang berada dibagian atas bukit, dan untuk mencapainya harus melewati jalan yang menanjak. Sebenarnya pihak hotel menyediakan mobil untuk para tamu yang malas berjalan kaki atau membawa banyak barang. Tetapi bagi saya yang suka jalan, inilah kesematan untuk menjamah semua sisi hotel ini. Dan sepanjang jalan menanjak menuju kamar, saya menemukan banyak sekali binatang-binatang liar seperti monyet yang hidup bebas disekitar hotel.





Satu pondokan terbagi menjadi dua kamar yang terpisah. Kamarnya tidak terlalu luas, tapi nuansa romantisnya sangat saya suka. Kamar dengan nuansa serba kayu dengan atap rumbia ini membuat tidur saya malam itu sangat nyenyak. Apalagi suara-suara binatang malam cukup terdengar dari dalam kamar.




Untuk menuju tempat sarapan pagi, saya harus kembali berjalan kaki menuruni bukit karena tempat sarapan pagi berada di dekat lobby. Sangat menyenangkan berjalan menyusuri pondok-pondok dengan udara yang sangat segar. Membuat nafsu makan saya ketika sarapan melonjak drastis (padahal emang rakus dari sononya). Menu sarapan yang tersaji pun bervariasi dan rasanya juga sangat lezat.





Selesai sarapan, saya langsung berjalan-jalan mengitari sudut hotel yang belum sempat saya jamah ketika saya tiba. Tujuan pertama adalah kolam renang yang berada di dekat restoran tempat saya sarapan pagi. Betapa inginnya saya menceburkan diri di airnya yang dingin itu. Tapi ketika saya sadar kalau saya tidak bisa berenang, maka sayapun langsung mengurungkan niat itu. Lalu saya beralih ke pantai yang berada tidak jauh dari kolam renang. Gatal sekali kalau melihat pantai tanpa mencelupkan kaki ini ke airnya,maka tanpa ragu-ragu sayapun bermain air sejenak. Setelah puas, lalu saya melangkahkan kaki saya ke dermaga kecil. Dari dermaga ini, kita bisa melihat Singapura dikejauhan.




Buat yang suka snorkeling, hotel ini juga menyediakan perlengkapan dan kapalnya sekaligus. Kita akan dibawa ke lautan antara Batam dan Singapura. Dari tempat kita snorkeling ini gedung-gedung pencakar langit di Singapura semakin terlihat dengan jelas. Hanya sayang, apa yang ingin dilihat dibawah laut malah tidak terlihat jelas. Hahahaha..

Intinya saya sangat kecewa menginap di Turi Beach Resort. Kecewa karena cuma bisa menginap satu malam saja. Padahal rasanya masih banyak sudut hotel yang belum sempat saya jamah. Jika ada waktu untuk berlibur lagi, rasanya saya ingin menginap disana untuk beberapa malam tanpa keluar dari lingkungan hotel. Apalagi jika berdua sama pasangan.. Ihiiiy.. Kalau ada rencana ke Batam dan ingin menginap di hotel ini, langsung saja datang ke :

Turi Beach Resort
Jl. Hang Lekiu, Nongsa
Batam - 29465, Indonesia
Tel +62-778 761 080

5 comments:

  1. harusnyo ganti judul: "kecewa menginap di turi beach"

    tapi lanjutnyo itu tadi. kecewa cuma sehari semalam. hehe...*mupeng

    ReplyDelete
  2. ih kereen banget tempatnya ... jadi pengen ke batam.

    ReplyDelete
  3. mantaaaabs!!! mupeng ke Bataaaaam, huhu *gigit jari*

    ReplyDelete
  4. Anonymous4:24 PM

    Terima kasih untuk blog yang menarik

    ReplyDelete
  5. asyik ya berlibur ke turi resort kelihatann bisa melepas kepenatan rutinitas nih.

    ReplyDelete

Terima kasih....