12 November 2011

Megahnya Opening SEA Games XXVI

Kemarin adalah salah satu hari yang saya nantikan, bukan karena saya akan melangsungkan akad nikah tepat di tanggal 11-11-11 seperti yang dilakukan banyak orang di hari itu. Melainkan karena kemarin saya sangat antusias untuk menyaksikan Opening Ceremonial SEA Games XXVI yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, kota tempat saya dibesarkan.




Meskipun saya tidak menyaksikan secara langsung di Stadion Gelora Sriwijaya seperti halnya teman-teman saya dari Komunitas Blogger Wongkito, tetapi kekepoan saya untuk menyaksikan seperti apa kemeriahan Opening Pesta Olahraga terbesar se Asia Tenggara ini begitu mengusik. Saya bahkan sampai minta izin untuk pulang lebih awal demi menyaksikan acara ini secara utuh melalui siaran televisi. Acara pembukaan diawali dengan kedatangan Presiden SBY beserta Ibu Negara dan para petinggi negara sahabat di Stadion Gelora Sriwijaya. Yang membuat saya surprise, tidak lama setelah kedatangan Presiden, berlangsunglah atraksi kembang api yang luar biasa selama beberapa menit. Seingat saya, atraksi kembang api ini biasanya berlangsung diakhir acara bukan diawal seperti yang saya saksikan tadi malam. Surprise yang luar biasa...





Lalu dimulailah acara tarian kolosal yang terbagi dalam beberapa episode bertajuk The Journey Begins, Musi - The Heart of The City yang dilanjutkan dengan tarian kolosal selanjutnya bertajuk Sriwijaya - Golden Peninsula, lalu Merajut Nusantara dan Meraih Impian yang melibatkan ribuan penari. Yang membuat pertunjukan ini menjadi luar biasa menurut saya adalah tampilan gambar di big screen dan juga video mapping di lapangan yang telah ditutup dengan karpet putih sehingga pertunjukkan tari kolosal terlihat lebih hidup dan spektakuler. Disambung dengan beberapa lagu bertema sportifitas dan nasionalisme yang dibawakan oleh beberapa artis.




Lalu berlangsunglah defile atlit memasuki Stadion Jakabaring, yang unik dibarisan paling depan setiap negara adalah kendaraan hias yang menampilkan miniatur ciri khas dari tiap negara peserta SEA Games. Indonesia sendiri menampilkan Komodo yang sedang naik daun dan juga Candi Borobudur. Nah ketika barisan atlit Indonesia memasuki stadion, tiba-tiba hujan cukup deras mengguyur. Tapi yang membuat saya salut adalah barisan para atlit yang sedang berjalan maupun yang telah berada di lapangan tetap rapi. Begitupun acara tetap berjalan dengan khidmat. Mennegpora Andi Malarangeng dan Ketua KONI Rita Subowo pun rela berbasah-basahan bersama para atlit untuk membacakan kata sambutan mereka. Kemudian Presiden SBY pun menyampaikan kata sambutannya sekaligus membuka secara resmi Sea Games XXVI yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera Sea Games yang dibawa oleh mantan atlit berprestasi Indonesia diantaranya Roby Darwis (sepakbola), Ema Tahapan (atletik), Pino Bahari (tinju) dan Richard Sambera (Renang).




Dan acara selanjutnya adalah menyalakan api Sea Games XXVI di kaldron stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Obor Sea Games dibawakan secara estafet oleh para mantan atlit berprestasi Indonesia yaitu Abbas Akbar (pencak silat), Nurfitriyana (panahan), Hasan Basri (karate), Merry Ponim, Purnomo, Nanik J Soewadji (atletik), Alan Budikusuma (bulutangkis) dan Yayuk Basuki (tenis). Di layar televisi yang saya saksikan, terlihat jelas bahwa obor Sea Games sempat mati selama proses estafet menuju kapal tempat Susi Susanti yang akan menyulut api di kaldron. Tetapi begitu tiba di kapal, api di obor kembali menyala. Lalu insiden kembali terjadi dimana lemparan tombak Susi Susanti tidak tepat sasaran dan api di kaldron yang tetap menyala setelahnya. Apapun insiden itu, sama sekali tidak mengurangi kemegahan acara secara keseluruhan.

Jujur sebagai orang Palembang saya sangat bangga kota saya bisa menyelanggarakan acara besar seperti SEA Games tahun ini. Dan bangga sekali, melihat acara opening tadi malam yang secara tidak langsung membuka mata banyak orang bahwa ada kota Palembang yang termasuk dalam wilayah Indonesia. Hanya saja, saya lebih berharap para panitia bisa bekerja lebih keras, tidak hanya kepada para tamu asing melainkan juga para pengisi acara. Karena saya mendengar beberapa kabar kurang sedap dibalik gegap gempitanya acara pembukan tadi malam. Saya harap tidak ada lagi slentingan-slentingan miring itu di hari-hari selanjutnya dan Indonesia khususnya Palembang dan Jakarta dapat menjadi tuan rumah yang sukses. Sukses prestasi dan juga sukses penyelenggaran. Kita bisa !!!!

Nb; Terimakasih untuk Mbak Lia dan Perdi dari Komunitas Blogger Wongkito untuk foto-foto kalian yang luar biasa...

1 comment:

  1. Numpang komentar nih, blog dan artikelnya bagus juga, komentar juga ya di blog saya www.memebee.net

    ReplyDelete

Terima kasih....