19 April 2012

Makan Di Imperial Kitchen Pejaten Village

Beberapa hari yang lalu, teman sekantor yang bernama Ryna yang juga merangkap partner saya berburu makanan lezat mengajak saya makan malam di Pejaten Village. Karena dari awal Ryna sudah merekomendasikan tempat makan pilihannya, maka kami tidak perlu repot berkeliling untuk mencari resto yang akan kami singgahi malam itu untuk bergoyang lidah. Jadilah begitu tiba di Pejaten Village, kami langsung menuju lantai 2 untuk menuju sebuah resto bernama Imperial Kitchen.

Resto ini tidak terlalu luas ukurannya, diisi dengan meja dan kursi-kursi yang terbuat dari kayu didalamnya. Setelah saya perhatikan lagi, tidak hanya meja dan kursi yang terbuat dari kayu, tapi nyaris semua tempat di resto ini bernuansa kayu. Saat kami datang malam itu, Resto dalam keadaan tidak terlalu ramai sehingga kami bisa memilih meja yang kami inginkan. Kita bisa melihat kesibukan para juru masak menyiapkan pesanan para pengunjung di dapur yang terbuka. 

Sebagai pembuka, Ryna memesan tim pangsit jamur dan siew may. Pangsit jamurnya lezat begitupula dengan siew may nya. Benar-benar pembuka yang pas sebelum menu utama saya datang. Harganya juga cukup murah. Untuk tim pangsit jamurnya seharga Rp.11.900,- sedangkan siew may nya seharga Rp.13.900,-

Untuk makan beratnya, saya memilih mie dengan bebek panggang. Waaah ini benar-benar lezat loh. Perpaduan mie dengan bumbunya begitu menggoda, begitupun dengan bebek panggang yang menurut saya sangat lezat dan empuk ketika dimakan. Satu porsi mie dengan bebek panggang ini seharga Rp.28.900,-. 

Satu lagi menu yang saya pesan adalah Bakpau Telur Asin. Tadinya saya pikir saya akan mendapatkan bakpau dengan isi yang asin karena merupakan olahan dari telur asin dengan bahan-bahan lainnya. Ternyata saya salah, isiannya sama sekali tidak asin melainkan manis. Rasanya jadi seperti makan bakpau isi selai srikaya. Enak sih, tapi saya maunya yang asin. Hahahahaha... Bakpau Telur Asin ini dihargai senilai Rp.12.900,- .

Sebenarnya masih banyak menu lainnya yang ada di buku menu Imperial Kitchen ini, tapi karena kami hanya datang berdua. Menu yang kami pesan diatas sudah membuat perut kami berdua terasa penuh sesak. Saya jadi ingin datang lagi dan mencoba beberapa menu lain yang sepertinya juga tidak kalah menggoda. Selain di Pejaten Village, Imperial Kitchen juga membuka gerainya dibeberapa tempat lain seperti di Mall Serang, Cibubur Junction, Kuningan City, Citos, dan Supermall Karawaci. Nyobain yuk...

18 comments:

  1. kayanya enak nih., jadi lapar

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya pun ngiler baca postingan sendiri... hahahaha

      Delete
  2. *brb ke Pejaten Village*

    ReplyDelete
  3. ini enak banget,... sudah sering makan disini,.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh ya ?? menu apa lagi yang lezat bro ?

      Delete
  4. Ah, jadi lapaarrr!!! Terutama bebek panggang-nya tuh! Jadi pengen!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bebek panggangnya enyaaak bangeeet

      Delete
  5. Replies
    1. sama mbak, sayapun lapar baca postingan sendiri... ahahahahaha

      Delete
  6. mie bebek panggangnya menggiurkan!! potongannya tebel2 pula...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul Man, potongan bebeknya tebel-tebel. jd makannya ga perlu disayang-sayang...

      Delete
  7. Kalau gak salah dia ada Imperial Cakery kan yaa?
    Aku suka egg tartnya hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku tau sih Imperial Cakery, cuma aku ga tau apa satu grup sama Imperial Kitchen ini...

      Delete
  8. aku tahu tempat pejaten village, tapi ga pernah mampir

    ReplyDelete
  9. Enak banget tuh, bikin ngiler aja. Puas kalau reader jadi kelaparan gara-gara lihat foto makanan enak. *ngiler

    ReplyDelete
  10. minta donk
    agan tanggung jawab donk
    jadi ngiler nie ludah. heheh

    ReplyDelete
  11. jadi ngiler nie
    tanggung jawab donk kalo air liurku keluar gan
    hehehe

    ReplyDelete

Terima kasih....