07 September 2012

Berburu Kamar Hotel

Bagi yang senang bepergian keluar kota, entah itu dalam rangka jalan-jalan maupun dalam rangka dinas kantor, memilih tempat menginap biasanya menjadi sebuah perkara yang gampang-gampang susah. Dikatakan gampang karena ada begitu banyak pilihan tempat menginap dan kita hanya tinggal memilih salah satunya dan dikatakan susah karena memilih satu diantara banyak tempat menginap yang bisa mengakomodir semua keinginan kita itu pastinya tidak mudah. Pasti ada saja yang kurang dari sebuah tempat menginap, entah lokasinya yang menyulitkan untuk kita bepergian, atau hotel tempat kita menginap yang mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Sepanjang karir perjalanan saya mengelilingi banyak tempat di Indonesia maupun diluar negeri (walaupun baru Singapura dan Kuala Lumpur saja), hotel atau tempat menginap adalah salah satu hal yang harus saya persiapkan sebelum keberangkatan saya menuju suatu tempat. Berikut beberapa tips ala Goiq dalam berburu kamar hotel saat akan bepergian :

Pastikan tanggal keberangkatan jauh-jauh hari supaya bisa melihat tawaran-tawaran promo yang disajikan beberapa website yang menjual voucher-voucher hotel. Saya biasanya melihat harga kamar di website Agoda dan Raja Kamar . Tapi satu catatan penting yang harus diketahui, tidak melulu harga kamar yang ditawarkan Agoda maupun Raja Kamar pasti lebih murah. Ada kalanya hotel sedang memberikan harga promo yang bahkan jauh lebih murah dibandingkan harga kedua website tersebut. Karena itu ada kalanya sebelum memutuskan memesan di website, saya menelpon terlebih dulu ke hotel yang bersangkutan mengenai rates yang mereka tawarkan. 


Sembari melihat harga-harga kamar hotel, langkah selanjutnya yang biasanya saya lakukan adalah memantau review mengenai hotel tersebut melalui website TripAdvisor . Sebenarnya di website Agoda juga sudah termuat review para pengunjung hotel yang pernah menginap. Hanya saja saya merasa lebih lengkap bila sudah membaca review di TripAdvisor. Berbekal cerita-cerita orang yang dituliskan melalui review-review tersebut, sedikit banyak saya sudah punya bayangan seperti apa hotel yang akan saya inapi tersebut. Sebagian besar review, baik itu kelebihan maupun kekurangan dari sebuah hotel tidak jarang saya rasakan sendiri. Hanya saja tidak jadi jaminan bila orang lain menilai buruk, maka hal buruk tersebut juga akan kita rasakan. Ada kalanya pihak hotel juga membaca review para pengunjung mengenai hotel mereka, sehingga mereka melakukan sejumlah perbaikan. 

Dalam beberapa perjalanan pribadi keluar negeri, saya lebih memilih untuk menginap di hostel dengan kamar dormitory atau kamar dengan ranjang bertingkat. Keuntungan menginap di hostel ini adalah biaya yang sangat murah dan kita dapat berbaur dengan tamu-tamu lain dari berbagai negara dalam satu kamar. Bahasa Inggris saya yang acak kadul  tidak terlalu menjadi masalah, mengingat ada kalanya saya satu kamar dengan turis dari beberapa negara yang juga tidak terlalu lancar berbahasa Inggris. Sehingga bahasa tarzan kadang kala menjadi salah satu solusinya. Bila memilih menginap di hostel dengan kamar dormitory ini, kita harus menyiapkan gembok untuk meletakkan barang-barang kita didalam lemari susun. Dan yang penting jangan lupa menyiapkan senyum dan keberanian untuk menegur teman-teman sekamar kita. Menginap di hostel dengan kamar dormitory ini biasanya hanya menghabiskan biaya 100 ribu sampai 200 ribu rupiah semalam perorang.Jika tidak merasa nyaman berbagi kamar dengan orang yang baru dikenal, solusinya bepergianlah dengan beberapa teman sehingga kamar dormitory nya hanya diisi oleh rombongan kita. Itupun bila kamarnya kebetulan ada yang kosong.

Di Indonesia, hostel dengan kamar dormitory memang belum terlalu populer dan baru ada dibeberapa tempat saja seperti Jogja dan Bali. Tapi tidak usah kuatir karena di Indonesia saat ini justru sedang menjamur pembangunan budget hotel. Budget hotel hanya mengharuskan kita membayar sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Hotel biasanya hanya menyiapkan kamar saja, sementara beberapa fasilitas seperti handuk, toiletries, AC, pesawat telepon dalam kamar, dan sarapan biasanya tidak termasuk. Kita harus membayar lagi bila kita ingin mendapatkan fasilitas tersebut. Hanya saja dalam perkembangannya sudah banyak budget hotel plus yang sudah memasukkan fasilitas-fasilitas tambahan tersebut kedalam rates kamar mereka, tapi dengan konsekuensi harga kamarnya menjadi sedikit lebih mahal. Untuk rates harga kamar budget hotel biasanya bervariasi antara 150 ribu sampai dengan 300 ribu rupiah.

Adakalanya perjalanan saya kesuatu tempat tidak terlalu membutuhkan banyak waktu untuk keluar hotel, entah karena kegiatan saya lebih banyak dilakukan didalam hotel atau karena saya sudah berkali-kali datang kekota tersebut sehingga merasa malas untuk berkeliling. Untuk kasus semacam ini biasanya saya akan memilih hotel dengan banyak fasilitas yang menbuat saya nyaman berlama-lama dikamar atau berlama-lama menikmati fasilitas yang ada dihotel tersebut. Salah satu pertimbangan saya adalah hotel yang memiliki kolam renang. Jujur saya tidak bisa berenang, tapi saya paling suka berlama-lama dipinggiran kolam renang sambil membaca buku atau sambil gogoleran. Saya juga sebenarnya tidak terlalu bermasalah dengan kamar mandi yang memiliki bathtub atau hanya shower saja. Hanya saja bila kamar mandinya memiliki bathtub, biasanya mandi saya bisa dua atau bahkan tiga kali lipat lebih lama dibandingkan biasanya. Hahahahaha...

Pastikan juga dengan siapa kita akan bepergian keluar kota. Bila bepergian sendiri tentunya tidak perlu kan memesan kamar hotel dengan dua tempat tidur ? Yang pertama mubazair karena satu tempat tidur yang tidak terpakai tersebut dan yang kedua lebih nyaman dong tidur sendirian ditempat tidur yang besar. Tapi ada kalanya bila bepergian dengan teman kantor yang sudah sangat akrab, kami lebih suka tidur dalam satu tempat tidur. Biasanya lebih enak ngobrolnya sebelum tidur sambil membahas pekerjaan yang sudah kami lakukan dan akan kami lakukan esoknya. Memesan kamar dengan  satu atau dua tempat tidur bisa kita lakukan saat reservasi pemesanan hotel dilakukan. Dengan memesan sebelumnya, ketersediaan kamar dengan pilihan tempat tidur tersebut biasanya lebih terjamin.

Dalam perjalanan non dinas, biasanya saya lebih suka menekan budget seminimal mungkin. Tiket pesawat harus yang paling murah. Demikian pula untuk tempat menginap saya mencari yang semurah mungkin. Bila ada teman dikota yang akan saya datangi, saya bela-belain deh untuk numpang menginap biar anggaran berlibur saya bisa irit maksimal. Tapi ternyata manusia memang butuh sebuah keseimbangan dalam hidup. Saya yang terbiasa dengan liburan pribadi yang super irit, ternyata punya sisi lain yang mendamba liburan pribadi yang sedikit lebih wah dari yang biasa saya lakukan. Dimulai dengan naik pesawat yang agak mahalan sampai memesan hotel yang juga mahalan. Cuma karena terbiasa ngirit, tetap saja dong saya naik pesawat yang kelas ekonomi dan cari hotel bintang lima yang lagi ada promo harga kamar hotelnya. Hahahahaha... 

30 comments:

  1. Sangat membantu.
    Sangat bermanfaat.

    well. walaupun aku jarang keluar kota.
    dan walau nginap di hotel juga cuma pernah beberapa kali

    hehe :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. tks bro.. mudah-mudahaan bisa berguna kalo lagi ada rencana bepergian :)

      Delete
  2. kalo buat ke kamar dormitory gw biasa pke hostelworld, soalnya di agoda jarang kamar dorm gitu heheee

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. dakupun juga buka hostelworld kalo mo cari kamar dormitory..

      Delete
  3. jadi tahu banyak nih, soal berburu kamar hotel, maklum ga pernah traveling jauh2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa tau kan suatu saat bisa dicoba mas :)

      Delete
  4. waaa makasih nih om !

    ReplyDelete
  5. nice info Om *cek agoda*

    ReplyDelete
  6. nice info Om *cek agoda*

    ReplyDelete
  7. hai,...hai... masih inget gak ya goiq sm emak2 bloger di beblog hut 3 th kmn ?

    ternyata blognya goiq gak beda jauh dgn blog shbt imut saya, mila said. pencinta traveling jg... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi mbak Irma, tks sudah mampir :)

      Delete
  8. aku ga pernah nyari nyari refrensi dulu kalo mau jalan
    asal jalan aja tar soal hotel senemunya
    payah ya..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga payah kok bro, semua kan kembali ke selera.. kalo aku begini karena pernah datang kesuatu kota disaat semua hotel penuh sehingga terpaksa harus maksa numpang menginap.. hahahaha

      Delete
  9. mas nya yg jadi mc di beblog 3 th ya? saya dateng loh..

    btw, ini kayaknya jalan2 terus ya? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bro.. kalo gak salah kamu salah satu pemenang undian kan yah ?

      Delete
  10. nice post :)
    ditunggu kunjungan baliknya yaah ,

    ReplyDelete
  11. Infonya mantap.
    Walaupun teman yang sudah sangat akrab, saya tidak suka tidur dalam satu tempat tidur. Risih, gimanaaa... gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga semua temen juga yang mau tidur dalam satu ranjang kok mas. ada beberapa temen deket aja yang udah kaya sodara sendiri dalam artian aku udah sering nginep di kos nya dan dia udah sering nginep di rumahku.

      Delete
  12. Mampir Gan.. kunjungan perdana :-) Nice Blog.
    ,
    silahkan mampir juga ke blog saya & tinggalkan komentarnya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih kunjungannya :)

      Delete
  13. salam kenal slalu yaa..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal kembali :)

      Delete
  14. kalo di kamar yang dormitory, aman ga sih? maksudnya negur, say hai atau negur kalo ada yang kurang berkenan saat berbagi kamar?
    holllaaa goiq

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin awalnya sih aneh yah Quin berbagi kamar sama orang dari negara yang berbeda, tapi lama-lama asyik kok.. Semakin sering tinggi jam terbang travelingnya, biasanya mereka semakin ramah kok.

      Delete
  15. agoda emang bikin mudah ya mas,

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget.. btw, kemana aja bro, udah lama gak keliatan :)

      Delete
  16. Infonya bener-bener bermanfaat masbro, thanks for sharing :D

    ReplyDelete

Terima kasih....