04 October 2012

Berkunjung Ke Lawang Sewu


Masih dalam rangka perjalanan saya ke Semarang, salah satu tempat yang saya kunjungi tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah bangunan kuno dan menjadi landmark kota Semarang yang ironisnya saat ini lebih dikenal karena faktor mistisnya. Bangunan ini bernama Lawang Sewu. Menurut mbah wikipedia, Lawang Sewu ini dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907 atau dengan kata lain bangunan ini telah berusia 105 tahun. Bangunan ini didirikan oleh pemerintah Kolonial Belanda sebagai Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api NIS. Dalam sejarahnya setelah Indonesia merdeka, Gedung Lawang Sewu ini pernah dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) , lalu pernah dipakai juga oleh Kodam IV Diponegoro, dan Kanwil Kemetrian Perhubungan jawa Tengah. 

Untuk masuk dan berkeliling kedalam Gedung Lawang Sewu ini kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp.10.000,-/orang. Bila kita ingin menggunakan pemandu kita harus membayar lagi sebesar Rp.30.000,-/rombongan. Pertama kami mengitari bagian belakang gedung yang tampak sekali baru selesai di renovasi sehingga gedung tua ini terlihat sangat cantik. Lalu kami mulai memasuki bagian dalam gedung dan melintas koridor besar dengan langit-langit yang tinggi. Saya dibuat terkagum kagum karenanya...

Saya benar-benar kagum dengan bangunan yang mungkin sudah berdiri saat kakek dan nenek saya mungkin baru lahir. Walaupun bagian dalam gedung ini belum tersentuh oleh renovasi terbaru tapi semua masih terlihat begitu kokoh. Lihatlah pilar-pilar yang berjejer rapi di teras belakang itu.. Dan lihatlah pula pintu-pintu itu, eeh maksud saya jendela-jendela, eeh itu pintu atau jendela yah ? Apapun itu jendela yang menyerupai pintu yang sangat banyak itulah yang membuat gedung dijuluki Lawang Sewu atau yang berarti seribu pintu. Benar atau tidak jumlahnya seribu yang jelas saya malas untuk menghitungnya karena jumlahnya sangat banyak.

Saya juga sempat melihat beberapa peninggalan yang tersisa dari gedung Lawang Sewu ini, salah satunya adalah wastafel yang seusia dengan gedung ini. Bentuknya kuno sekali dan sayangnya dalam kedaan kurang terawat. Menurut pemandu saya, wastafel kuno sudah sempat ditawar oleh kolektor barang antik luar negeri dengan harga yang fantastis. Setelah itu saya diajak ke lantai paling atas gedung ini yang ternyata merupakan gedung serbaguna. Diatas langit-langit banyak bergelantungan kelelawar yang sedang tidur. Tempat ini sangat besar dan dulu sepertinya sering dijadikan tempat pertemuan dalam skala besar oleh dinas-dinas yang pernah menempati gedung ini.

Karena awalnya gedung ini dibangun sebegai kantor kereta api, maka kita masih bisa melihat beberapa peninggalan yang berhubungan dengan perkereta apian. Diruangan yang telah disulap menjadi semacam museum mini ini kita bisa melihat benda-benda tersebut. 

Puas melihat-lihat benda-benda yang dipajang dimuseum mini kereta api, saya diajak melihat toilet pria tempo dulu. Dari sedikit bau pesing yang sempat tercium, sepertinya toilet ini memang masih berfungsi sebagaimana fungsinya. Apalagi saya juga melihat ada keran yang masih berfungsi dan tempat sabun cair diatas wastafel. Menarik sekali...

Ternyata dihalaman depan Gedung Lawa Sewu ini ada Thomas... hahahahaha. Thomas adalah tokoh kartun yang berbentuk kepala lokomotif kereta api. Saya jadi inget sama keponakan-keponakan kecil saya yang suka menyebut semua kereta api sebagai Thomas, sampai-sampai sayapun jadi mengikutinya. Dan sebagai bukti kalau saya sudah berkunjung ke Lawang Sewu, saya foto narsis sedikit bersama Thomas.. hahahahaha

Saya sangat senang sekali berkunjung dan bisa melihat Lawang Sewu dari dalam. Sepertinya semua orang yang datang ke Semarang wajib untuk berkunjung ke Lawang Sewu. Apalagi saya lihat gedung ini dibeberapa bagian sedang direnovasi. Mudah-mudahan akan dimanfaatkan lebih baik seperti menjadi museum yang lebih besar. Sehingga Lawang Sewu tidak hanya dikenal sebagai tempat yang penuh dengan misteri saja, tapi juga bisa dikenal karena banyak menyimpan benda-benda bersejarah didalamnya.

53 comments:

  1. sekarang dah jauh lebih baik
    beberapa taun lalu persis kaya rumah hantu atapnya penuh rumput

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pernah kesana 3 tahun lalu tapi gak masuk karena serem... hahahaha

      Delete
  2. ga masuk ke ruang bawah tanah lawang sewu? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga.. bayar lagi soalnya *pelit*

      Delete
  3. beberapa kali ke semarang, tetapi belum beruntung belum bisa ke lawang sewu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan ada kesempatan kesana :)

      Delete
  4. ga masuk liat sumur nya om ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga.. bayar lagi soalnya

      Delete
    2. oh kirain udah berikut om ..

      Delete
  5. Eh kameranya apa ya?
    Bagus deh poto-potonya.
    Aku udh beberapa kali ke sini tapi koq ya belum pernah bikin tulisannya.
    Aaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. emua foto di blog ku setahun terakhir ini aku ambil pake bb dan iphone.. postingan yang ini pake iphone

      Delete
  6. aku belum pernah kesini mas, secara belum pernah ke Semarang. Aku masukkan ke list dulu deh, ntar November or Desember mau kesana.
    Tapi emang kok, kesannya mistis gitu ya mas? terutama lorongnya itu, terlihat suram dan hening? Ga nemu 'sesuatu' disana mas? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah gak ketemu yang aneh aneh kok mbak :)

      Delete
  7. Wah Semarang, jadi agenda yang selalu tertunda neh mengunjungi Semarang. semoga sebelum akhir tahun bisa ke semarang ehehe...

    ReplyDelete
  8. iya sekarang sduah lebih bagus mas.. sudah lumayan rapih.. semoga besok besok bisa lebih baik lagi.. jadi mau kesana lagi nih... habis dulu tidak sempat foto...

    ReplyDelete
  9. saya udah lima kali ke semarang tapi belum mampir ke lawang sewu, amazing ya saya ini? -__-

    tiap kali mau ke sana, lawang sewunya tutup -___-

    ReplyDelete
  10. wah wah wah.. bangunannya benar-benar sudah tua yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya udah 105 tahun loh

      Delete
  11. udah ngitung pintunya mas?
    hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. pusing aku ngitung pintunya Rob

      Delete
  12. Gak wisata mistis mas di sana?
    Aku pengen, tapi takut hahaha...

    ReplyDelete
  13. Sama kayak pertanyaan Una. Ga wisata mistis Mas? :P
    Lihat horor indonesia yang judulnya Lawang Sewu kecewa berat. Masak filmnya ga menyoroti gedungnya secara lengkap. :)

    ReplyDelete
  14. kalau di lihat dari gambarnya kayaknya emang serem ya sunyi gitu, mungkin karena panjang dan besar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya dan ditambah lagi ini emang bangunan tua

      Delete
  15. iiiih aku gak berani sampai masuk kedalam2nya, cuma ditempat seperti museum itu juga gak lama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngga usah takut mbak.. tempatnya asyik kok

      Delete
  16. 2-3 kali ke lawang sewu pas malem hari terus.. sesekali pengen dapet foto yang bagus di siang hari.. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 tahun lalu aku juga ke Lawang Sewu pas malem.. makanya sekarang aku pilih siang biar enak ambil fotonya

      Delete
  17. Belum pernah ke Lawang Sewu aku, hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo balik cobain kesana deh Ko

      Delete
  18. gak ketemu penampakan ya di lawang sewu? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. syukurnya nggak Man..

      Delete
  19. Aku donk, udah dua kali ke Lawang Sewu, dan udah masuk ke ruang bawh tanahnya juga donk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku ngga masuk ke bagian bawah tanahnya, soalnya mesti sewa sepatu boot dan sewa pemandu lagi

      Delete
  20. Asik juga nih kalo ke Semarang lagi, Lawang Sewu dimasukin deh tempat yang kudu dikunjungi. Kesan selama ini Lawang Sewu tempat uji nyali, hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya aku gak mau kesana malem-malem.. aku mau menikmati keindahannya :)

      Delete
  21. Seru jalan-jalannya. Meski deket sama kampung halaman, malah belom pernah masuk ke situ. *maluw*

    isnuansa dot com-

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo kesana enakan siang aja mbak

      Delete
  22. jalan-jalan mulu niiiih xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebetulan lagi jalan bro :)

      Delete
  23. eh itu benar toilet dan wastafelnya gak pernah direnovasi? waahh berarti jaman dulu udah modern banget yak bentuknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo toiletnya aku ngga tau Niee, kalo wastafel tua yang gak kepake itu emang dari pertama gedung itu berdiri sudah ada

      Delete
  24. Dulu ke sana waktu malem-malem.. gak seberapa serem soalnya sendirian.. :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 tahun lalu aku juga kesana malem. yang ada gak bisa ambil foto. makanya sekarang aku pilih siang aja

      Delete
  25. Pasti gak berani masuk ruang bawah tanah ya? Lihat review lawang sewu di blogku. Serem pasti bacanya aku berada di ruang bawah tanah lawang sewu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan gak berani, tapi males harus bayar lagi buat sepatu boat dan pemandunya

      Delete
  26. Ini yang pernah ada di film horor indonesia ya *lupa judulnya* hmmm....

    kalo aslinya banyak hantunya gak ya... xixixixi *ngaco*

    salam kenal!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. waktu aku kesana sih aman-aman aja yah.. siang sih yah... hahahaha

      Delete

Terima kasih....