04 March 2014

Jadi Chef Dadakan Di BreadLife


Hari Sabtu yang lalu, saya dan beberapa teman-teman blogger mengunjungi outlet BreadLife Bakery di FX. Saya antusias sekali untuk datang ke acara ini karena saya dan keluarga di rumah kebetulan menyukai roti-roti nya BreadLife. Sedikit informasi, BreadLife Bakery ini mengadopsi roti-roti Jepang yang terkenal dengan tekstur lembutnya. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat roti ini juga merupakan bahan-bahan premium, jadi tidak heran juga sih kalau roti yang dihasilkan lembut dan wangi.

Foto : Tedy
Breadlife yang berada di FX ini tempatnya cukup besar serta ada meja dan kursi sehingga bisa nongkrong disini untuk menikmati roti dan minuman. Kalau saya tidak salah kedepannya semua outlet BreadLife yang ada akan berkonsep seperti ini. Seperti yang saya lihat di Pejaten Village, outletnya saat ini sedang di renovasi. BreadLife juga memiliki konsep open kitchen sehingga kita bisa melihat aktifitas chef secara langsung dan tentu saja bisa mencium aroma wangi roti yang sedang dipanggang. 

Foto : Tedy
Sedang asyik ngobrol-ngobrol, kami ditanya siapa yang ingin masuk dapur untuk membuat roti bersama chef Kernel dari BreadLife. Spontan saya langsung menunjuk tangan berbarengan dengan mbak Ani Bertha dan mbak Fadlun Arifin. Maka terpilihlah kami bertiga mewakili para blogger yang hadir pada hari itu untuk masuk dapurnya BreadLife. Sebelum masuk dapur, kami harus memakai apron dan topi chef terlebih dahulu. Memakai apron bertujuan supaya baju tidak kotor terkena tepung atau bahan roti lainnya, sedangkan memakai topi chef bertujuan supaya tidak ada rambut yang jatuh kedalam roti yang sedang diolah. Lalu foto-foto dulu serasa kami bertiga ini finalis 3 besar Blogger Chef Indonesia. Hahahahaha..

Begitu masuk ke dalam dapur, kami harus mengikuti semua standar yang berlaku di BreadLife, yang dimulai dari mencuci tangan sampai bersih dengan menggunakan sabun. Dapur BreadLife sendiri menurut saya tidak terlalu besar tapi dipenuhi dengan peralatan yang serba besar seperti mixer besar, baskom besar, dan juga oven besar pastinya. Karena para chef disini membuat roti dalam jumlah yang besar untuk dijual sehingga mereka juga memerlukan peralatan yang besar-besar ini untuk mengolah dan membuat roti dalam jumlah besar. 

Foto : Tedy
Begitu selesai mencuci tangan sampai bersih, chef Kernel sudah menunggu kami untuk mengajarkan cara membuat salah satu roti yang dijual di BreadLife yang bernama The Ring. Untuk mempersingkat waktu, adonan roti sudah dipersiapkan terlebih dahulu sebelumnya. Kami tinggal masuk dalam tahapan membentuk adonan roti sampai siap untuk dipanggang dalam oven. Yang kami lakukan adalah menggiling adonan roti sampai gepeng lalu membentuknya empat persegi. Setelah itu memasukkan potongan keju, mayonaise dan irisan daging olahan. Adonan roti yang sudah diberi isian kemudian digulung memanjang dengan ketebalan yang sama, lalu dibentuk melingkar seperti cincin. Kami bertiga harus melakukan ini beberapa kali sampai nampannya penuh. Setelah nampannya penuh, langkah selanjutnya adalah mengolesi roti dengan telur kocok dan bagian atasnya diberi taburan keju halus. Lalu adonan roti yang sudah berbentuk cincin ini digunting menjadi 8 potongan yang tidak terputus. Roti pun didiamkan sebentar sampai mengembang dalam sebuah lemari dan setelah itu siap dipanggang.Walaupun terlihat simpel, tapi sebenarnya kami bertiga kesulitan melakukan hal ini. Dan kesimpulannya adalah membuat roti itu susah dan lebih enak jadi pembeli yang datang dan tinggal makan. Hahahaha.

Setelah dipanggang dalam oven selama beberapa menit, The Ring yang kami buat tadi pun matang sudah. Rotinya wangi sekali dengan bentuk yang juga oke. Lelehan keju dibagian dalam benar-benar menggemaskan untuk segera memasukkannya ke dalam perut. Kalau sudah begini sih, membuat sama menghabiskannya memang beneran gampangan menghabiskannya sih.

Searah jarum jam : Mayo Chick Stix, Ritz Pasta, Curry Pan, Spicy Nori
Searah jarum jam : Egg Tart, Rugby, Cocoa Fudge, Tuna Mantra
BreadLife sendiri saat ini menjual lebih dari 30 jenis aneka roti dan cake. Oh ya, kami juga disuguhkan beraneka macam roti yang dijual di Breadlife. Saya manfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk mencoba beberapa roti yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Dan rasanya emang lezat. 

Kalau ditanya, apa sih roti favorit saya yang wajib ada kalau saya ke BreadLife ? Saya pasti langsung jawab Tiger Roll. Saya lupa sejak kapan saya suka dengan Tiger Roll, yang jelas sih sejak pertama kali saya mencobanya. Hahahaha.. Tiger Roll ini gurih dan rame banget. Ada abon, ada telur yang membungkus roti, lalu ada timun yang garing di bagian dalam roti. Pokoknya enak..

Hari itu kami mendapat voucher dari BreadLife loh. Saya bersama mbak Ani dan mbak Fadlun mendapat voucher tambahan karena terpilih untuk membuat roti bersama chef di dapur BreadLife. Senang banget karena voucher nya bisa dipakai buat memborong roti yang disuka semua anggota keluarga. Terima kasih BreadLife buat pengalaman baru yang seru bersama teman-teman blogger. 
berpartisipasi dalam BreadLife

18 comments:

  1. wahh pengalaman yang mengasikkan banget ri...udah gitu dapet voucer pula...hahahhaa

    ReplyDelete
  2. Hu-hu, kapan yah saya bisa jalan2 ke sana, minimal mencicipi roti-nya dan sebisa mungkin mencuri resepnya seperti yang selalu di usahakan Sheldon Plankton di restoran Krusty Krab
    ha-ha..... :)
    asik-asik.......
    Salam Saya Dari Musi Rawas

    ReplyDelete
  3. Aduh, bang...bikin iler netes aja...
    hmm, waktu ione kuliah dimakassar gak pernah lihat tiger rool? Itu kemasan baru ya?
    hehe...klu saya yang ditanya saya paling suka Curry Pan...hehe

    ReplyDelete
  4. Woohh... pengalaman yg asyik banget, Mas! Lumayan bisa masuk ke dapur toko roti premium, hehe....

    Saya sendiri belum pernah makan BreadLife... Liat foto2nya jadi ngiler :))

    ReplyDelete
  5. jadi kapan bikin roti dirumah nihjangan lupa kirim2 ya :)

    ReplyDelete
  6. Traktir aku, Mas, traktir akuuu~

    ReplyDelete
  7. Datang makan kat kedai.. kemudian bisa pula bergambar hingga ke dapur ..hebat kamu goiq :D

    ReplyDelete
  8. Waah, asik! mau juga dong jadi chef :D Suka masak juga nih, cuma belum pernah coba bikin kue hehee :D

    ReplyDelete
  9. Liat fotonya rotinya pasti enak nih. Dapat voucher gratis mantap euy...

    ReplyDelete
  10. Wah, seru ya kayaknya! :D

    ReplyDelete
  11. baca postingan ini tengah malem bikin laper. hahaha

    ReplyDelete
  12. Aiiih asooy.. Paling seneng nih makan yang pastry2 gitu. Bikinin aku, kakaaak! :')

    ReplyDelete
  13. aku bagian nyicipin makan aja kang

    ReplyDelete
  14. semuanya tampak enaaak *ngiler maksimal

    ReplyDelete
  15. Seems fun!
    Seems delicious!

    Di padang mah adanya bread talk doang kak.
    bread life ini baru ya?

    ReplyDelete
  16. enaknya...... jadi terliur sayang hanya lihat doang..

    ReplyDelete
  17. Blognya udh aku follow kak,, followback yeee > http://ekienglandmuse.blogspot.com/

    ReplyDelete
  18. Favorit saya sih pudding madness. Puddingya lembut banget, manisnya pas.

    ReplyDelete

Terima kasih....