05 December 2015

10 Wirsausahawan Muda Shell LiveWIRE 2015

Teman-teman ada yang sedang merintis usaha kreatif ? Tanah Indonesia yang kaya sangat memungkinkan kita membuat sebuah usaha yang unik dan berbeda yang bisa menjadi sebuah ciri khas dan keunggulan dari usaha yang akan dirintis. Bahkan bahan-bahan sampah saja bisa diolah menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis. Saya beruntung bisa hadir di acara Shell LiveWIRE 2015 yang merupakan sebuah ajang yang mendukung para wirausahawan muda untuk mengembangkan usaha mereka dan memperluas jaringan tentunya. Shell LiveWIRE sendiri merupakan program investasi sosial yang diprakarsai oleh Royal Dutch Shell. Program ini sudah dimulai sejak tahun 1982 di Skotkandia, dan hingga kini sudah diadakan di 20 negara.

Di Indonesia sendiri, Shell LiveWIRE sudah diadakan sejak tahun 2006 dan telah menjadi motor penggerak utama bagi para wirausahawan muda yang penuh inovasi untuk mengembangkan bisnis mereka. Tahun 2015 sendiri telah terpilih 10 finalis dengan usaha yang sangat mengagumkan. Mereka bukan hanya mampu menciptakan dengan nilai profit, tapi juga mampu memberdayakan tenaga-tenaga kerja untuk mendukung usaha mereka. Yuk langsung kita lihat 10 finalis Shell LiveWIRE 2015.

1. Zanana Chips

Finalis pertama bernama Gazan Azka Ghafara yang beasal dari Bandung. Gazan mengembangkan usaha keripik pisang yang diberi nama Zanana Chips sejak 28 November 2013. Kalau selama ini kita mengenal keripik pisang yang merupakan oleh-oleh dari Lampung, maka kini kita bisa dengan mudah mendapatkan aneka keripik pisang setelah usaha yang dirintis oleh Gazan berdiri. Keripik Pisang Zanana Chips sendiri bisa kita temukan dalam 5 varian rasa yaitu, Brown Chocolate, Creamy Milk, Green Thai Tea, Smoked Beef dan Classy Spicy. Segmen yang diincar dari Zanana Chips ini adalah orang-orang yang suka belanja online dan tentu saja suka ngemil.Teman-teman bisa order Zanana Chips ini di website keripikpisangzanana.com 

2. Delizioso Coffee 

Finalis kedua bernama Donny Orlando yang merintis usaha pengolahan kopi yang bernama Delizioso Coffee. Usaha ini mulai digeluti Donny sejak tahun 2014 di Bandung. Donny mengusung konsep pemberdayaan petani kopi lokal di hulunya dengan visinya experience the authentic taste of Indonesia  coffee.  Selain memberikan edukasi tentang kopi Indonesia, Donny juga berharap orang-orang akan bangga menikmati kopi asli Indonesia dengan harga yang terjangkau dan tentu saja memperluas pasar kopi Indonesia. Delizioso Coffee sendiri sudah mendapat Speciality Grade dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao pada tahun 2014 yang lalu. 

3. Timba

Finalis ketiga bernama Awaludin F.Aryanto yang berasal dari Banjarnegara, Jawa Tengah. Usaha yang dirintisnya dibri label Timba. Timba sendiri menjual berbagai produk mainan unik yang terbuat dari bahan kayu. Beberapa produk Timba yang bisa kita jumpai antara lain puzzle, balok susun, yoyo, peg doll hingga robot balok. Ide awal berdirinya usaha ini karena banyaknya limbah kayu sisa industri yang tersebar di Kasihan, Bantul. Lalu terpikirlah untuk menggandeng para pengrajin untuk memberi nilai tambah pada limbah yang melimpah tersebut. Untuk channel distribusi, Timba memanfaatkan akses social media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan juga mengikuti berbagai event-event bazar dan pameran. 

4. Wheel Cheese

Finalis keempat adalah Akhmad Furqon Rusyadi dan Pasca Rizki Dwi Ananda yang berasal dari Malang. Mereka berdua merintis usaha pengolahan susu sapi lokal menjadi keju yang dikemas secara menarik. Brand mereka diberi nama Wheel Cheese. Keduanya mendirikan Wheel Cheese dilatar belakangi permasalahan susu lokal yang kurang bernilai sedangkan kebutuhan semakin meningkat. Produk Wheel Cheese merupakan produk low fat, berprotein tinggi dengan harga yang terjangkau. Saat ini Wheel Cheese sudah semakin berkembang dan memiliki perusahaan induk yang bernama Wheel Food dan memproduksi 3 produk utama yaitu, keju, susu UHT dan yogurt.

5. Wahana Modular Cat Housing

Kamu penyuka kucing atau memelihara kucing di rumah ? Nah, finalis kelima ini nampaknya tahu benar kalau banyak sekali masyarakat Indonesia yang suka kucing dan memelihara kucing di rumahnya. Berdasarkan fakta itu maka Donny Revangga Adityara mendirikan Modular Wahana Cat Housing yang memproduksi furnitur aneka mainan kucing sekaligus elemen estetis pada ruang interior sebuah hunian. Furnitur yang diproduksi ini tentu saja mengutamakan kucing sebagai prioritas utamanya yang mencakup area segala aktifitas kucing, tepat bermain dan berlatih ketangkasan untuk kebutuhan emosional kucing. Donny bekerjasama dengan komunitas pencinta kucing yang dikenal dan ditemuinya dari berbagai social media untuk memasarkan produknya. 

6. Merubali

Finalis berikutnya adalah Gede Yoga Wahyu Dana yang berasal dari Bali yang merintis Merubali sejak tahun 2013. Merubali sendiri bergerak dalam usaha pengolahan dan pemasaran produk olahan buah dalam bentuk makanan ringan. Merubali berupaya memberikan nilai tambah dengan mengolah buah menjadi manisan buah kering atau dried fruit yang tentunya lebih tahan lama. Merubali sendiri memproduksi Bali Sweet Coco yang merupakan manisan kelapa dengan beberapa varian rasa. Lalu ada pula Bali Sweet Sallaca yaitu manisan salak Bali dan Bali Sweet Mango yang merupakan manisan mangga. Produk-produk yang dihasilkan oleh Merubali dibuat tanpa MSG, pemanis buatan dan menggunakan 100% buah asli. Untuk pemasaran produknya, Merubali bekerja sama dengan reseller, distributor, direct sales, toko oleh-oleh dan sejumlah supermarket.

7. Greena

Pernah ngga teman-teman membayangkan punya tas atau dompet dari bungkus-bungkus produk kemasan yang sudah tidak terpakai ? Adalah Nina Nuraniyah yang berasal dari Bogor yang merintis usaha yang diberi nama Greena dan berdiri di Bogor sejak bulan April 2009. Greena ini memproduksi produk daur ulang yang fashionable, Produk-produk yang dihasilkan juga beragam seperti dompet, tas, tempat pensil, beauty case, laptop case dan masih banyak lagi. Dengan mempekerjakan ibu-ibu di Desa Cisalopa, otomatis juga memberikan penghasilan tambahan bagi mereka. Tidak heran kalau Nina berhasil menyabet penghargaan The Most Impactful Start-Up dalam Shell LiveWIRE 2015.

8. Crispy Ikan Sipetek

Finalis kedelapan adalah Aang Permana yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Aang mendirikan usaha Crispy Ikan Sipetek dengan memberdayakan ibu-ibu serta tetangga di sekitar rumahnya. Crispy Ikan Sipetek ini merupakan produk olahan ikan petek danau yang digoreng crispy. Ukuran ikan petek sendiri sangat mungil seperti ikan teri sehingga digoreng secara utuh beserta tulang-tulangnya. Kita bisa memilih 2 varian rasa yaitu original dan pedas yang dikemas secara menarik. Produk ini sendiri dijual secara online dan offline sehingga memudahkan kita untuk melakukan pemesanan. Usaha Crispy Ikan Sipetek ini berhasil merain juara ketiga dalam Shell LiveWIRE 2015.

9. Oriflakes

Finalis kesembilan bernama Suko Triyono yang berasal dari Bantul yang merintis usaha dengan brand Oriflakes. Oriflakes sendiri merupakan makanan sereal pertama yang terbuat dari umbi-umbian. Produk olahan ini diformulasikan khusus bagi penderita Diabetes Melitus. Oriflakes menggunakan bahan dasar garut yang merupakan umbi dengan kandungan karbohidrat dan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan beras giling dan tepung terigu. Untuk pemanisnya, Oriflakes menggunakan gula kelapa yang bagus untuk menjaga kestabilan gula darah. Promosi yang dilakukan untuk menjual produk ini sudah dilakukan secara online dan offline yang mempermudah pemesanan ke berbagai tempat. Usaha Oriflakes ini meraih juara kedua dalam Shell LiveWIRE 2015.

10. Studio Hiji

Finalis terakhir dalam Shell LiveWIRE 2015 bernama Abie Abdillah dari Tangerang Selatan yang merintis usaha Studio Hiji. Usaha ini memanfaatkan rotan yang dibudidayakan secara berkelanjutan menjadi furnitur dengan desain modern. Abie menilai, sebagai negara penghasil rotan, sudah selayaknya Indonesia menguasai pasar mebel rotan dunia. Produk-produk Studio Hiji bahkan sudah diakui banyak negara yang dibuktikan dengan meraih sejumlah penghargaan. Tidak heran kalau Studio Hiji berhasil mejadi juara pertama dalam Shell LiveWIRE 2015. Selamat..

Sangat menginspirasi sekali bukan profil finalis Shell LiveWIRE 2015 ini ? Usaha dan ketekunan mereka membuat saya jadi berpikir bahwa banyak sekali hal remeh-temeh disekitar kita yang sangat mungkin untuk diberdayakan menjadi usaha yang tidak saja menghasilkan laba, tapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Buat teman-teman yang sedang merintis, mudah-mudahan jadi lebih tercambuk untuk menjalankan usahanya. Siapa tahu kalian yang akan berdiri di jajaran finalis Shell LiveWIRE tahun depan. 

12 comments:

  1. wah keren, suatu hari saya mau ikutan #eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. harus !! ayo mulai merintis usaha dari sekarang

      Delete
  2. Bagus-bagus banget! (>.<) . Pengen nyoba yang Merubali. Trus produknya Studio Hiji keren o(^-^)o. Makasih udah share :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener.. produknya keren-keren banget

      Delete
  3. Nice info Goiq....

    Pemuda pemuda harapan bangsa dengan produk kreatif yang mempekerjakan orang orang di sekitar mereka. Semoga Indonesia punya makin banyak generasi generasi ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Itu harapan kita semua Cip

      Delete
  4. Banyak ya anak muda Indonesia yang berprestasi dan suksds berwirausaha. Semoga ini jadi inspirasi buat kita semua (dari segi kegigihan dan ketekunan) terus semoga usaha mereka semuanya bisa terus berkembang menjadi lebih besar lagi :)). Saya kepengen nyobain produk-produk makanannya :hihi, secara saya suka makan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanannya enak-enak Gara.. mereka super kreatif

      Delete
  5. yg lgs pgn aku beli, itu yg zanana.. ^o^.. secara aku suka cemilan pisang ;).. meluncur dulu ah ke websitenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. langsung borong mbak :))

      Delete
  6. wow ada zanana hihihi gagal fokus. Harus didukung nih pemuda-pemuda ini masa depan bangsa

    ReplyDelete

Terima kasih....