10 December 2015

Malam Penganugerahan Festival Film Indonesia 2015

Sebagai orang yang pernah bekerja di Production House yang memproduksi film layar lebar, bisa hadir di ajang penganugerahan Festival Film Indonesia tentunya adalah sebuah mimpi tersendiri buat saya. Sayangnya sampai saya resign dari PH, mimpi itu tidak pernah jadi kenyataan. Undangan malam final FFI memang terbatas hanya untuk para atasan dan artis-artis saja tentunya. Tapi kini, setelah saya bekerja di dunia yang sama sekali tidak berhubungan dengan dunia film , kesempatan itu ternyata datang juga. Yah, saya akhirnya bisa menghadiri malam penganugerahan Festival Film Indonesia 2015.

Setelah beberapa tahun sebelumnya selalu diadakan di luar pulau Jawa, tahun ini malam penganugerahaan FFI 2015 diadakan di provinsi Banten, tepatnya di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhebition (ICE) yang berlokasi di BSD City. Kebetulan tempat ini terbilang tidak terlalu jauh untuk dijangkau. Saya sendiri sudah cukup sering menghadiri banyak acara sebelumnya di convention center terbesar se-Asia Tenggara ini. Kalau tidak ada kendaraan pribadi atau merasa mahal untuk naik taksi, tersedia shuttle untuk menuju ICE BSD City dari beberapa tempat di Jakarta. Apalagi kalau sedang ada event besar, biasanya shuttle menuju ICE akan diperbanyak frekuensinya.

Sekitar pk.19.00 saya sudah tiba di Nusantara Hall. Saya sengaja memilih masuk lewat pintu samping untuk menuju lokasi acara. Takutnya kalau masuk lewat red carpet banyak yang foto dan besoknya akan ada penampakan saya di media massa. Hahahahaha... Sejumlah tokoh perfilman sudah mulai ramai melewati red carpet. Mulai dari artis senior sampai yang terbaru yang mungkin belum saya ikuti kiprahnya terlihat menghadiri acara. Mereka langsung diantar menuju tempat bersantap sebelum acara dimulai. Menu makan malam yang disajikan ICE BSD malam itu semuanya lezat disantap. Sayangnya saya agak malu untuk foto-foto makanan seperti biasa. Soalnya kiri kanan saya artis semua yang sedang bersantap. Agak jaim sedikit deh...

Panggung utama tempat acara berlangsung terbilang sederhana kalau dibandingkan dengan panggung acara hiburan yang pernah saya lihat, Tapi buat para insan perfilman, bukan megah atau sederhananya panggung yang menjadi tujuan mereka datang, melainkan untuk mendukung rekan-rekan mereka yang masuk dalam jajaran nominasi dan mendukung kemajuan perfilman tanah air juga tentunya. Acara dimulai dengan sambutan Olga Lidya selaku Ketua FFI 2015, yang dilanjutkan dengan sambutan Bapak Anies Baswedan selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Acara semakin meriah karena celetukan segar dari host Sarah Sechan. 


Satu persatu para pembaca nominasi naik ke atas panggung untuk membacakan nominasi sekaligus mengumumkan siapa yang menjadi pemenang dan membawa pulang Piala Citra. Para pembaca nominasi berasal dari insan perfilman sendiri mulai dari aktris, aktor hingga sutradara. Mereka tentu saja tampil sangat memukau malam hari itu. 

Untuk meramaikan suasana, dihadirkan hiburan dari para musisi top tanah air di sela-sela berlangsungnya acara pengumuman pemenang. Mulai dari band Nidji, RAN, Andien, Sammy Simorangkir dan penyanyi pendatang baru Wizzy. Mereka membawakan lagu-lagu yang sudah cukup familiar ditelinga, bahkan beberapa diantaranya adalah OST film-film Indonesia yang sangat populer. 

Para pemenang FFI 2015 adalah mereka yang mendapat penilaian terbaik dari dewan juri. Tapi bukan berarti nominator yang lain tidak bagus lho. Semua sudah memberikan kerja keras terbaik mereka. Tapi tetap harus dipilih yang terbaik diantara yang lainnya. Selamat kepada para pemenang yang berhasil membawa pulang Piala Citra. Semoga akan terus terpacu untuk memberikan yang lebih bagi perfilman Indonesia. 

Dan inilah hasil lengkap FFI 2015 :

Pengarah Artistik: Guru Bangsa Tjokroaminoto
Film Animasi: GWK
Film Dokumenter Panjang: Mendadak Caleg
Film Dokumenter Pendek: Tino Sidin Sang Guru Gambar
Perancang Busana Terbaik: Guru Bangsa Tjokroaminoto
Penata Musik: Siti
Penyunting Gambar: Filosofi Kopi
Penata Efek Visual: Supernova
Sinematografi: Guru Bangsa Tjokroaminoto

Pemeran Anak: Aria Kusumah (Pendekar Tongkat Emas)
Pemeran Pendukung Wanita: Christine Hakim (Pendekar Tongkat Emas)
Pemeran Pendukung Pria: Mathias Muchus (Toba Dreams)
Pemeran Utama Wanita Terbaik: Tara Basro (A Copy Of My Mind)
Pemeran Utama Pria Terbaik: Deddy Sutomo (Mencari Hilal)
Sutradara Terbaik: Joko Anwar (A Copy Of My Mind)

Film Terbaik: Siti
Penulis Skenario Asli Terbaik: Eddie Cahyono (Siti)
Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Jenny Jusuf (Filosofi Kopi)
Lifetime Achievement: George Kamarullah

29 comments:

  1. Aku juga diundang nih ke acara ini. Sayang waktu itu lagi sakit kaki, memar2 abis pulang dari Lampung, jadi ga datang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhuhuhu sayang banget jadi gak bersua kita yuk :(

      Delete
  2. Replies
    1. saya gokil ? ah ngga juga :))

      Delete
  3. Tahu ada dirimu gw datang aja. Rada malas kalau ketemunya jurnalis lagi jurnalis lagi :(

    Semua pemenang layak mendapatkan piala ini. Walau beberapa jagoan nggak menang :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. pdahal kalo kamu datang kita bakal asyik ngegosip kak.. hahahahahaha

      Delete
  4. Wah, outfit Reza Rahadian unik kelihatannya, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Haya.. Reza outfitnya keren banget malem itu

      Delete
  5. Wah, senang sekali ya mas bisa berpartisipasi di acara penganugrahan film :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bersyukur banget bisa dapet kesempatan langka ini

      Delete
  6. Waw luar biasa. Duh duh kalau saya dekat dengan acara (even) itu Insya Allah saya mau hadir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan ada rezekinya mas

      Delete
  7. Mas mas aku mau dong ngintili kamu lain kali di ajang bergengsi ini, biar aku yang ndeso ini bisa lihat artes artes dari dekat.

    Btw tapi aku juga gak begitu ngeh dengan perfilman Indonesia :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahh desoan aku kok kak... kalo kamu kan internesyenel bloher

      Delete
  8. Kerenzzzz... pengen diundang tapi kapan yak.

    Penasaran sama copy of my mind jadinya nih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga jadi pengen nonton kak

      Delete
  9. Kita lupa foto bareng euy 😔

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaaaa... padahal udah ketemu, trus pada asyik foto-foto seniri.. hahahahaha

      Delete
  10. Ah kak goiq ganteng pake jas

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku aslinya memang ganteng mas Cum, cuma aku kan dalam misi penyamaran yang tak berkesudahan :)))

      Delete
  11. Emeijing experience ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kak.. ini emeijing banget

      Delete
  12. Bertabur Bintang, bergelimang PIala keren banget deh mas arie rek :D

    ReplyDelete
  13. Wow keren banget Mas... banget banget! Bisa berdiri sejajar dengan aktor dan aktris yang sejauh ini cuma bisa saya saksikan lewat layar kaca--boro-boro saya bisa satu event dengan mereka! :haha. Keren ya acaranya, makin representatif deh film Indonesia, mudah-mudahan bangkit terus dan bisa punya nama juga di dunia internasional.

    Ngomong-ngomong, Pak Anies gemukan ya.

    ReplyDelete
  14. Wuih, seru banget bisa diundang dan hadir di acara penganugerahan gini! Kereeennn!!!

    ReplyDelete
  15. Gila itu paramitha rusadi sedikitpun ga berubah mukanya pake apaan sihhh -__-.. dr jaman aku msh piyik, ampe aku anak 2 gini, muka masih sama :D hebaaattt

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  17. Bertabur Bintang, bergelimang PIala keren banget deh mas arie rek :D

    ReplyDelete

Terima kasih....