21 January 2016

Opening Eat Station Airport Hub Jakarta

Beberapa hari yang lalu saya menghadiri acara Opening Eat Station yang berlokasi di Airport Hub Jakarta. Eat Station ini menempati area lantai 1 dan menghadirkan berbagai sajian kuliner khas berbagai daerah dan beberapa kuliner Asia. Acara Opening ini ditandai dengan pengguntingan pita dan sambutan oleh Bapak Indra Djohari selaku Direktur PT.Harapan Boga Nusantara dan disaksikan oleh jajaran Direksi, Komisaris serta Manajemen dari PT.Harapan Boga Nusantara. Eat Station sendiri mengangkat konsep Culinary Nusantara dan beroperasi setiap hari mulai pk.10.00 - 22.00.

Area yang ditempati Eat Station ini cukup luas dan bisa menampung lebih dari 100 orang saat jam makan sekalipun. Nuansa kayu sepertinya memang ditonjolkan di sini. Meja dan kursi terbuat dari kayu diletakkan di berbagai sudut. Interior kotak-kotak kayu juga terlihat di beberapa tembok yang mempercantik ruangan luas ini. Suasana akan semakin semarak dengan iringan live music setiap hari pk. 14.00 - 16.00 dan untuk Hari Sabtu dan Minggu pk.19.30 - 22.30. 

Seperti yang saya tulis sebelumnya, ada cukup banyak station makanan yang tersedia di sini. Mulai dari makanan Indonesia sampai beberapa menu Asia lainnya. Harga tiap menu sudah tersedia di tiap station. Jadi bisa mereka-reka isi dompet dengan menu yang akan disantap. Harga menunya juga terbilang bersahabat dengan kantong kok. Tapi sejujurnya masalah baru dimulai di sini. Dengan harga menu yang terbilang bersahabat dengan kantong dan jumlah station yang cukup banyak. Jadinya pengen nyobain semua makanan. Hahahahaha...

Sop Iga
Nasi Babat Gongso
Nasi Bakar Cumi
Menu yang saya pesan pertama adalah Sop Iga. Dan hadirlah semangkok besar sop iga segar bersama nasi lengkap dengan sambalnya. Station yang menyajikan menu sop iga ini nampaknya baik hati, karena sop iga yang tersaji tidak pelit isinya. Saya masih bisa bagi-bagi daging iganya buat teman-teman blogger yang lain dan di mangkok masih tetap banyak dagingnya. Mantap. Lalu ada menu pesanan Timo yaitu Nasi Babat Gongso, Saya sempat icip-icip dan rasanya enaaak.. Lalu ada pesanan Salman yaitu Nasi Bakar. Rasanya juga nendang banget. Semua menu yang terhidang ngga ada yang pelit bumbu dan dan pelit isi. Smua hadir delam porsi besar. Dijamin kenyang pokoknya.

Sate Bebek
Pempek Palembang
Karena masih merasa sanggup untuk makan banyak, lalu kami mulai memilih beberapa menu lagi untuk dimakan. Lalu terhidangnglah Sate Bebek yang enak banget. Sejak tahun lalu saya sangat antusias memilih menu Sate Bebek karena rasanya menurut saya sangat lezat. Tidak mirip sate ayam, tapi malah lebih cenderung ke tekstur dan rasa sate sapi atau kambing. Dan di Eat Station Airport Hub inipun ternyata cita rasa Sate Bebek nya juga tidak kalah enak dengan yang sudah saya coba sebelumnya. Lalu saya juga mencoba menu pempek. Tidak terlalu banyak ekspektasi awalnya mengingat saya orang Palembang yang sering kecewa makan pempek di Jakarta. Tapi ternyata kali ini ngga kecewa. Pempeknya enak dan ikannya terasa. Cukanya juga mantap. Ahh jadi kangen pengen pulang kampung.

Aneka dimsum
Es Teler
Perut sudah nyaris penuh dan tiba-tiba dapat tawaran untuk menyantap aneka dimsum. Duuuhh... sudah terhidang di meja kok mubazir kalau tidak disantap. Tidak lama sudah masuk beberapa potong dimsum yang rasanya enak ke dalam perut. Dan semakin segar dengan semangkok besar es teler yang segar. 

Buat yang duduk di pinggir jendela, kita juga bisa menikmati pemandangan pesawat-pesawat yang hilir mudik akan mendarat di Soekarno Hatta International Airport. Tentunya ini sebuah pemandangan yang sangat menarik bagi penggemar dunia penerbangan seperti saya. 

Foto : Timothy W Pawiro
Eat Station ini berada di lantai 1 Airport Hub yang berlokasi di tepi Jalan Tol Airport. Jadi setelah teman-teman melewati Gerbang Tol Cengkareng, tidak jauh dari sana ada Swiss Belhotel dan Zest Hotel. Nah Airport Hub ini berada tepat dibawah gedung hotel tersebut. Tinggal merapat ke jalur lambat dan masuk deh ke area hotel. Tempat ini bisa dijadikan meeting point kalau mau janjian ke airport atau sedang menunggu penerbangan. Selain Eat Station, ada berbagai tenant-tenant ternama lain yang mengisi area Airport Hub ini. Bus Damri menuju airport pun bisa berhenti di depan Airport Hub persis. Sedangkan bus Damri dari Airport bisa berhenti tepat di seberangnya dan kita bisa menyeberang melalui jembatan penyebrangan menuju Airport Hub. Kalau mau ke airport lagi yah tinggal naik Damri menuju airport saja, Gampang. Jadi kalau mau bikin janji di dekat area Airport Soekarno Hatta atau sedang menginap di hotel-hotel transit sekitar airport di Cengkareng, cobain deh nongkrong dan menikmati aneka kuliner di Eat Station dan tenant Airport Hub lainnya...

16 comments:

  1. weleh pesenanmu banyak sekali om....

    btw itu nasi kucingnya 12.5k, mahal yaa heuheuheu

    ReplyDelete
  2. wow...baru tahu nih,:)

    ReplyDelete
  3. saya senang duduk di jendela. Fave saya kalau terbang

    ReplyDelete
  4. Thank you for coming dear.. Next aq undang dtg lagi yaaaa...

    ReplyDelete
  5. Es telernya bkn ngiler mas hhehehe

    ReplyDelete
  6. Aku dah lama banget ngak makan sop iga ... pingin makan tapi yg di palembang, yuk cuss berangkat #Congkak

    ReplyDelete
  7. aaaah ngiler lihat makanannya

    ReplyDelete
  8. ohh diluar area terminal bandara yaa rie...kirain di sekitaran terminal, kan lumayan bisa jajan

    ReplyDelete
  9. Ini yang gedung baru selesai itu ya Mas? Saya suka bentuknya yang modern, jadi menunjukkan kalau Jakarta tak kalah dengan Singapura dan Kuala Lumpur :hehe. Bagus juga kalau kuliner yang dijual kebanyakan lokal, jadi representatif banget sebagai gerbangnya Indonesia :hehe. Boleh juga nih main kemari kalau ada janji di dekat bandara. Aksesnya pun bagus banget.

    ReplyDelete
  10. Oh, ini bukan di dalam bandaranya ya mas?
    Makanan enak dan terjangkau dengan kualitas yg baik emang sangattttt dibutuhkan di bandara nih. Apalagi yang bisa 24 jam. Saya pernah nginep (YES NGINEPPPPP) di Kuala Namu semalaman, dan restoran tutup jam 9'an itu rasanya sedihhhh hiks. Nice share mas.

    ReplyDelete
  11. interior kayunya memang menarik...., terasa lebih familiar...,
    aku juga mau kalo harganya nggak nguras kantong ha ha
    maaf baru sempat mampir ke blog super keren ini, keep happy blogging always...salam dari Makassar - Banjarbaru :-)

    ReplyDelete
  12. saya tertarik dengan dekorasi restonya mas, terutama kursi2 yang beraneka warna yang bikin saya nostalgia waktu sekolah :)
    #eaaa

    btw, ada arum jawa, duh jadi ingat kampung halaman...

    ReplyDelete
  13. Kakk ... aku sebel ... lensamu bisa nangkep pesawatnya ...

    ReplyDelete
  14. uwaaahhh...jd pgn nyobaiiinn... dimsumnya keliatan enak mas ^o^.. ga pernah sih main ke area sana, biasanyakan lgs cus ke bandaranya... kenapa di bandara mlh ga ada tempat makan yg enak kyk gitu ya

    ReplyDelete
  15. Anak2 seneng bgt kalo kesitu mas, bisa liat pesawat wira wiri

    ReplyDelete

Terima kasih....