18 October 2016

A Monster Calls - Perpisahan Itu Jauh lebih Menyeramkan Daripada Didatangi Monster

Suatu malam di minggu lalu saya isi dengan menonton film di bioskop. Ada beberapa judul film yang sebenarnya ingin saya tonton. Tapi akihirnya saya menjatuhkan pilihan pada film A Monster Calls. Kalau dilihat dari judulnya sih harusnya rada ngeri yah nonton film ini. Tapi setelah saya lihat trailernya, saya pikir saya bakal suka dengan film yang satu ini. Yuk simak review saya untuk film ini dalam Catatan Si Goiq kali ini.

Film A Monster Calls diangkat dari novel yang berjudul sama yang ditulis oleh Patrick Ness. Film ini disutradrai oleh Juan Antonio Bayona dan mengisahkan seorang anak laki-laki berusia sekitar 12 tahun bernama Connor O'Malley. Tidak dikisahkan asal muasalnya, yang jelas Connor selalu menjadi korban bully oleh teman-teman sekelasnya. Connor tinggal bersama sang ibu yang menderita penyakit kanker dan setiap malam Connor mengalami mimpi buruk yang menghantuinya dan dia selalu terbangun tepat pk.00.07 dini hari. Dalam mimpinya Connor melihat bumi terbelah dan ia melihat sang ibu terperosok masuk ke dalam lubang yang dalam. Karena jengah dihantui mimpi buruk terus-terusan, Connor mencoba bertahan untuk tidak tidur sampai melewati pk.00.07 dini hari. yang terjadi adalah, sebuah badai terjadi dan dia didatangi sebuah monster pohon yang menyeramkan. Sang monster mengatakan bahwa ia akan datang beberapa kali untuk menceritakan 3 kisah, dan yang terakhir Connor yang harus menceritakan pada sang monster kisah yang terjadi dalam mimpi buruknya. Kisah demi kisah yang diceritakan oleh sang monster ternyata membawanya dalam beberapa masalah baru sekaligus mendapatkan pelajaran yang dipetik setelahnya.Masalah seperti apakah itu ? Dan apakah Connor mampu menceritakan mimpi buruk yang dialaminya pada sang monster ? Nonton deh cerita lengkapnya di bioskop kesayangan kamu...


Awalnya saya tidak punya ekspektasi besar terhadap film ini. Tapi setelah menonton hingga selesai, ternyata saya memiliki kesan yang cukup dalam. Lewis MacDougall pemeran Connor berhasil membuat saya berpikir bahwa ketakutan yang dialami oleh Connor sebenarnya dialami oleh semua orang. Saya sama sekali tidak tertidur dan menunggu adegan demi adegan yang akan dialami Connor bersama sang monster yang suaranya diisi oleh Liam Neeson. Visual film ini juga sangat menggambarkan isi hati Connor yang kelabu. Dan point penting dari film ini berhasil saya dapatkan di akhir film. Bahwa bayang-bayang perpisahan itu ternyata jauh lebih menyeramkan daripada didatangi monster yang menyeramkan sekalipun, apalagi bila kita harus berpisah dengan orang yang paling kita sayangi. Penasaran kan ? Langsung saja ke bioskop mumpung film ini masih tayang di bioskop-bioskop tanah air.

Skor : 3,5/5

14 comments:

  1. ooh nonton terus ya sekarang ...

    ReplyDelete
  2. iya iya, bayang-bayang perpisahan itu ternyata jauh lebih menyeramkan daripada didatangi monster yang menyeramkan sekalipun

    ReplyDelete
  3. pesan nya dalem bgt yak... puitis...

    ReplyDelete
  4. belum sempat nntn film ini entar ah malam minggu

    ReplyDelete
  5. Ini perpisahan ibu dan anak gitu yaaa

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. ehhh... ini Lionsgate lhooo

      Delete
  7. worth buat ditonton di bioskop atau nunggu nonton di pesawat aja?
    (((NONTON DI PESAWAT)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha... di pesawat suka gak konsen

      Delete

Terima kasih....